Indonesian Financial Sector Shows Mixed Performance in Late 2025
Back
Back
4
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedJan 12
Sources6 verified

Sektor Keuangan Indonesia Tunjukkan Performa Campuran Akhir 2025

Tim Editorial AnalisaHub·12 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Sektor keuangan Indonesia menunjukkan kinerja beragam di berbagai segmen pada akhir 2025. Aset asuransi non-komersial terkontraksi 0,23% YoY menjadi Rp222,84 triliun 1

sementara aset dana pensiun melonjak 10,72% menjadi Rp1.662,16 triliun 5. Pendapatan Imbal Jasa Penjaminan Jamkrida Kaltim tumbuh 51,55% menjadi Rp27,5 miliar 2. Piutang pembiayaan multifinance syariah meningkat 14,50% menjadi Rp30,44 triliun 6.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Kinerja Sektor Keuangan Indonesia: Tinjauan Akhir 2025

Hasil Campuran di Berbagai Segmen Keuangan

Sektor keuangan Indonesia menunjukkan kinerja beragam di berbagai segmen pada akhir 2025. Sektor asuransi non-komersial mencatat total aset sebesar Rp222,84 triliun per November 2025, yang merupakan kontraksi 0,23% year-on-year 1

. Ogi Prastomiyono, Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, menjelaskan bahwa kategori ini mencakup BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan berbagai program asuransi pegawai negeri 1.

Aset Dana Pensiun Tumbuh Kuat

Berbeda dengan kinerja sektor asuransi, aset dana pensiun Indonesia mencapai Rp1.662,16 triliun pada November 2025, menandai pertumbuhan 10,72% YoY yang signifikan 5

. Program pensiun sukarela mencatat aset sebesar Rp405,20 triliun (pertumbuhan 6,81% YoY), sementara program pensiun wajib menunjukkan pertumbuhan lebih kuat pada Rp1.256,95 triliun (12,04% YoY) 5.

Perkembangan Sektor Penjaminan dan Keuangan Syariah

Pertumbuhan Imbal Jasa Penjaminan

PT Jamkrida Kaltim melaporkan peningkatan signifikan sebesar 51,55% dalam pendapatan Imbal Jasa Penjaminan menjadi Rp27,5 miliar pada 2025 2

. Pertumbuhan ini terutama disebabkan oleh peningkatan volume penjaminan, khususnya pada produk multiguna atau pinjaman pribadi. Industri penjaminan secara keseluruhan menunjukkan perbaikan, dengan kontraksi pendapatan Imbal Jasa Penjaminan menurun menjadi 7,96% YoY pada November 2025, dibandingkan kontraksi 10,5% pada Oktober 2025 3.

Pertumbuhan Multifinance Syariah

Sektor multifinance syariah menunjukkan pertumbuhan kuat dengan piutang pembiayaan mencapai Rp30,44 triliun pada November 2025, mewakili peningkatan 14,50% YoY 6

. Trajektori pertumbuhan ini menunjukkan penguatan produk keuangan syariah di pasar Indonesia.

Outlook Sektor

Kinerja beragam di berbagai segmen keuangan menunjukkan lingkungan ekonomi yang kompleks pada akhir 2025. Sementara beberapa area seperti dana pensiun dan keuangan syariah menunjukkan pertumbuhan kuat, yang lain seperti asuransi non-komersial mengalami kontraksi. Industri penjaminan tampaknya pulih secara bertahap.

Sumber

  1. [Kontan - Aset Asuransi Non Komersial](
  2. [Kontan - Jamkrida Kaltim Growth](
  3. [Kontan - Asippindo Industry Insights](
  4. [Kontan - Aset Industri Penjaminan](
  5. [Kontan - Aset Dana Pensiun](
  6. [Kontan - Islamic Multifinance Growth](
Original Sources

Story Info

Published
5 days ago
Read Time
16 min
Sources
6 verified

Topics Covered

Financial Sector PerformanceInsurance IndustryPension Fund GrowthIslamic Finance

Key Events

1

Non-commercial insurance asset_surge

2

Pension fund growth

3

Guarantee service fee recovery

4

Islamic finance expansion

Timeline from 6 verified sources