Indonesian Government Bond Issuance to Rise in 2026, Yield Continues to Decline
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 22
Sources1 verified

Penerbitan Obligasi Pemerintah RI Meningkat di 2026, Yield Terus Menurun

Tim Editorial AnalisaHub·22 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Pemerintah Indonesia diprediksi akan meningkatkan penerbitan obligasi pada awal 2026, dengan fokus pada obligasi pemerintah berdenominasi dolar AS. Hal ini mengikuti penurunan suku bunga Bank Indonesia sebesar 125 basis poin tahun ini, yang telah menurunkan yield obligasi pemerintah secara signifikan. Likuiditas domestik yang tinggi akibat injeksi fiskal oleh Kementerian Keuangan juga berkontribusi pada penurunan yield.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Prospek Pasar Obligasi Pemerintah Indonesia 2026

Penerbitan Obligasi Meningkat

Pasar obligasi pemerintah Indonesia siap untuk peningkatan penerbitan pada awal 2026, dengan fokus khusus pada obligasi berdenominasi dolar AS. Menurut Lionel Priyadi, Strategis Pendapatan Tetap & Makro di Mega Capital Sekuritas, penerbitan mendatang akan didorong oleh obligasi berdenominasi dolar AS yang jatuh tempo sebesar US$ 3,82 miliar di Q1-2026.

Faktor yang Mendorong Penurunan Yield

Yield obligasi pemerintah Indonesia, yang juga dikenal sebagai Surat Berharga Negara (SBN), telah menurun secara signifikan sepanjang 2025. Penurunan ini disebabkan oleh dua faktor utama:

  1. Kebijakan Moneter Bank Indonesia: Bank sentral telah memotong suku bunga sebesar 125 basis poin tahun ini, memberikan tekanan ke bawah pada yield SBN.
  2. Injeksi Fiskal oleh Kementerian Keuangan: Langkah-langkah stimulus fiskal pemerintah telah meningkatkan likuiditas domestik, yang selanjutnya berkontribusi pada penurunan yield.

Outlook Pasar dan Implikasi

Lionel Priyadi mencatat bahwa likuiditas domestik yang tinggi akibat injeksi fiskal pemerintah, dikombinasikan dengan pemotongan suku bunga BI, telah menjadi penggerak utama penurunan yield tahun ini. Menjelang 2026, pasar diharapkan akan melihat kelanjutan tren ini, dengan pemerintah kemungkinan akan menerbitkan lebih banyak obligasi untuk mengelola kewajiban utangnya yang jatuh tempo.

Fokus pada obligasi berdenominasi dolar AS dalam penerbitan mendatang sebagian besar didorong oleh US$ 3,82 miliar obligasi yang jatuh tempo di kuartal pertama 2026. Keputusan strategis ini kemungkinan ditujukan untuk mengelola kewajiban utang valuta asing sambil memanfaatkan kondisi pasar yang menguntungkan.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
3 weeks ago
Read Time
9 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Government Bond IssuanceMonetary Policy ImpactFiscal Policy

Key Events

1

Increased Government Bond Issuance in 2026

2

Bank Indonesia Rate Cuts

3

Fiscal Injections by Ministry of Finance

Timeline from 1 verified sources