Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia telah meningkatkan belanja pemerintah pusat menjadi Rp 1.879,6 triliun pada Oktober 2025, atau 73,5% dari anggaran yang diproyeksikan. Belanja bantuan sosial mencapai Rp 147,2 triliun, atau 98,6% dari target, menunjukkan peningkatan 11,1% dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah juga memberlakukan program diskon transportasi untuk musim liburan mulai 21 November 2025 untuk meningkatkan mobilitas dan pertumbuhan ekonomi.
Pemerintah Indonesia telah secara signifikan meningkatkan belanja pemerintah pusat, mencapai Rp 1.879,6 triliun pada 31 Oktober 2025. Ini mewakili 73,5% dari total anggaran yang diproyeksikan sebesar Rp 2.663,4 triliun untuk tahun ini 1
Pemerintah telah membuat kemajuan signifikan dalam penyaluran dana bantuan sosial, dengan Rp 147,2 triliun didistribusikan hingga Oktober 2025. Ini mewakili 98,6% dari target tahunan dan menunjukkan peningkatan 11,1% dibandingkan periode yang sama tahun 2024 2
Pemerintah juga telah mengalokasikan dana signifikan untuk subsidi dan kompensasi energi. Hingga Oktober 2025, Rp 315 triliun telah dicairkan, mewakili 66,3% dari jumlah yang diproyeksikan. Ini termasuk Rp 194,9 triliun subsidi dan Rp 120 triliun kompensasi untuk bahan bakar minyak dan listrik 5
Untuk lebih mendorong aktivitas ekonomi selama musim liburan, pemerintah telah meluncurkan program diskon transportasi mulai 21 November 2025. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan mobilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi selama periode akhir tahun. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan bahwa program ini mengikuti instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk membuat transportasi lebih terjangkau selama liburan 3
g Dampak Ekonomi
Langkah-langkah komprehensif ini menunjukkan pendekatan proaktif pemerintah dalam menjaga momentum ekonomi. Peningkatan belanja pemerintah dan program bantuan sosial yang ditargetkan diharapkan memiliki dampak positif pada konsumsi dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Seperti yang dicatat oleh Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, pengeluaran pemerintah telah berkontribusi pada efek pertumbuhan sebesar 5% dalam PDB kuartal III 1
Increased Government Expenditure
Social Assistance Disbursement
Transportation Discount Program