Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia sedang mempertimbangkan subsidi biaya operasional proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, yang dikenal sebagai Whoosh, melalui skema Public Service Obligation (PSO). Langkah ini bertujuan mengatasi tantangan keuangan yang dihadapi proyek ini, yang dikelola oleh PT KCIC, sebuah konsorsium yang melibatkan BUMN Indonesia dan investor China. Keputusan ini mengikuti diskusi lintas kementerian dan dapat melibatkan berbagai skema pembiayaan.
Pemerintah Indonesia secara aktif mempertimbangkan untuk memberikan subsidi biaya operasional kereta cepat Jakarta-Bandung, yang dikenal sebagai Whoosh 1
Rosan Roeslani, CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), menyatakan bahwa pemerintah terbuka untuk mensubsidi proyek ini melalui skema Public Service Obligation (PSO) 1
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengonfirmasi bahwa utang proyek ini sedang dibahas di berbagai kementerian, dengan potensi solusi yang melibatkan Danantara 2
Pemerintah sedang menjajaki berbagai skema pembiayaan korporasi untuk mengatasi tantangan keuangan proyek. Airlangga Hartarto menunjukkan bahwa solusi tersebut dapat melibatkan berbagai pendekatan, tanpa mengonfirmasi apakah Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) akan digunakan 2
Subsidi potensial ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk mendukung proyek infrastruktur utama meskipun ada tantangan keuangan. Sebagai sistem transportasi massal, proyek Whoosh dipandang sebagai komponen penting infrastruktur transportasi Indonesia. Keterlibatan pemerintah melalui PSO atau skema lain dapat membantu memastikan kelangsungan proyek ini dalam jangka panjang.
Potential Government Subsidy for Whoosh Project
Debt Restructuring Discussions for Jakarta-Bandung High-Speed Rail
Exploration of Public Service Obligation Scheme