Indonesian Government Finalizes New Wage Policy Amidst Labor Protests
Back
Back
6
Impact
7
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 18
Sources5 verified

Pemerintah Indonesia Finalisasi Kebijakan Gaji Baru di Tengah Protes Buruh

Tim Editorial AnalisaHub·18 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Pemerintah Indonesia telah menetapkan peraturan gaji baru melalui Peraturan Pemerintah (PP) No. 49/2025, berlaku efektif segera 5

. Kebijakan baru ini memperkenalkan formula perhitungan gaji: Inflasi + (Pertumbuhan Ekonomi x Alpha), dengan rentang Alpha antara 0,5-0,9 4. Serikat buruh menuntut kenaikan gaji minimum 6,5% untuk Jakarta 4, sementara kelompok bisnis mengungkapkan kekhawatiran tentang dampaknya bagi perusahaan yang sudah menghadapi tantangan 3.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Pemerintah Indonesia Terapkan Kebijakan Gaji Baru di Tengah Kekhawatiran Buruh

Formula Perhitungan Gaji Baru Diperkenalkan

Pemerintah Indonesia, dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto, telah menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 49/2025 pada 17 Desember 2025, yang membawa perubahan signifikan pada kebijakan gaji nasional 5

. Peraturan baru ini memperkenalkan formula untuk menghitung Upah Minimum Provinsi (UMP): Inflasi + (Pertumbuhan Ekonomi x Alpha), dengan Alpha antara 0,5 hingga 0,9 4. Formula ini bertujuan menyeimbangkan daya beli pekerja dengan keberlanjutan usaha.

Reaksi Berbagai Pihak

Serikat buruh, yang diwakili oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), menuntut kenaikan minimum 6,5% untuk UMP Jakarta tahun 2026, serupa dengan penyesuaian tahun sebelumnya 4

. Mereka berargumen bahwa menggunakan batas atas Alpha (0,7-0,9) diperlukan untuk mempertahankan standar hidup pekerja. Namun, asosiasi bisnis seperti APINDO mengungkapkan kekhawatiran bahwa formula baru, terutama batas atas Alpha (0,9), dapat membebani perusahaan yang sudah berjuang menghadapi tantangan ekonomi 3.

Konteks dan Implikasi Ekonomi

Kebijakan gaji baru ini muncul ketika berbagai industri menghadapi tekanan ekonomi. Data menunjukkan bahwa sektor-sektor seperti tekstil (pertumbuhan 0,93%), alas kaki (-0,25%), pengolahan tembakau (-0,93%), furnitur (-4,34%), dan karet/plastik (-3,2%) mengalami pertumbuhan lambat atau negatif 3

. Sektor otomotif juga mengalami kontraksi sebesar 10% year-over-year hingga Oktober 2025 3. Kondisi ekonomi ini telah mempengaruhi perdebatan tentang nilai Alpha yang tepat untuk digunakan dalam formula perhitungan gaji.

Sikap Pemerintah dan Outlook Masa Depan

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meyakinkan bahwa keterlambatan pengumuman UMP 2026 adalah pengecualian karena PP baru diterbitkan terlambat 1

. Ia juga menyebutkan bahwa banyak pihak telah menghargai regulasi gaji baru sebagai "rumusan terbaik" yang tersedia saat ini 2. Pemerintah kini menghadapi tantangan untuk menyeimbangkan tuntutan pekerja dengan kekhawatiran bisnis sambil menjaga stabilitas ekonomi.

Sumber

  1. [Detik Finance - Menaker Janji Pengumuman UMP Tak Molor Lagi](
  2. [Detik Finance - Buruh Ancam Demo Berjilid-jilid Tolak Aturan Kenaikan UMP](
  3. [Detik Finance - Respons Pengusaha soal Penetapan Kebijakan UMP3 2026](
  4. [Detik Finance - Buruh Minta UMP Jakarta Minimal Naik Jadi Rp 5,74 Juta](
  5. [Detik Finance - Cek! Ini Isi Aturan Lengkap PP Pengupahan yang Baru Diteken Prabowo](
Original Sources

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
16 min
Sources
5 verified

Topics Covered

Labor PolicyWage RegulationEconomic Stability

Key Events

1

New Wage Policy Implementation

2

Labor Union Protests

3

Business Community Response

Timeline from 5 verified sources