Indonesian Government Implements Single Price Policy for Medium-Quality Rice
Back
Back
4
Impact
3
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedJan 12
Sources5 verified

Pemerintah Indonesia Terapkan Kebijakan Harga Tunggal untuk Beras Medium

Tim Editorial AnalisaHub·12 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan harga tunggal untuk beras medium (SPHP) di seluruh negeri, dengan harga eceran tertinggi Rp 12.500 per kg. Kebijakan ini bertujuan untuk menyamakan harga beras dari Sabang sampai Merauke, mirip dengan kebijakan BBM Satu Harga untuk bahan bakar 1

3. Perum Bulog akan menerima margin fee 7% untuk mendukung implementasi 2.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Pemerintah Indonesia Luncurkan Kebijakan Harga Tunggal untuk Beras Medium

Strategi Harga Bersatu

Pemerintah Indonesia telah mengumumkan kebijakan komprehensif untuk menerapkan harga tunggal untuk beras medium (SPHP) di seluruh negeri. Harga eceran tertinggi akan ditetapkan sebesar Rp 12.500 per kilogram, dengan harga keluar gudang distandarkan sebesar Rp 11.000 per kilogram di seluruh wilayah 1

.

Fitur Utama Kebijakan

  1. Harga Seragam: Kebijakan ini bertujuan untuk menyamakan harga beras secara nasional, terutama menguntungkan wilayah luar Jawa di mana harga sebelumnya mencapai hingga Rp 15.000-16.000 per kilogram 1.
  2. Penyesuaian Margin: Perum Bulog akan menerima margin fee 7% untuk mendukung implementasi, naik dari margin sebelumnya Rp 50 per kilogram yang dinilai tidak mencukupi 2.
  3. Cakupan Kebijakan: Kebijakan harga tunggal ini khusus berlaku untuk beras medium (SPHP), sementara beras premium tetap di luar regulasi ini 3.
  4. Rasionalisasi Implementasi: Keputusan ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk memastikan stabilitas dan pemerataan harga pangan, mengambil pelajaran dari keberhasilan kebijakan BBM Satu Harga untuk bahan bakar 3.

Implikasi Ekonomi

Kebijakan baru ini diharapkan memiliki implikasi signifikan bagi konsumen dan pemasok. Bagi konsumen, terutama di Indonesia timur, ini berarti harga beras yang lebih terjangkau. Bagi Perum Bulog, margin fee yang meningkat harus meningkatkan keberlanjutan operasional. Kebijakan ini juga mencerminkan komitmen pemerintah untuk menjaga keamanan pangan dan stabilitas harga selama periode ekonomi saat ini.

Tantangan Implementasi

Sementara kebijakan ini bertujuan menciptakan sistem distribusi beras yang lebih adil, keberhasilannya akan bergantung pada manajemen logistik yang efektif dan pemantauan untuk mencegah distorsi pasar. Pemerintah perlu memastikan bahwa margin yang meningkat untuk Bulog diterjemahkan menjadi pasokan yang stabil tanpa menciptakan konsekuensi pasar yang tidak diinginkan.

Sumber

  1. [Detik Finance - Satu Harga Hanya Berlaku buat Beras SPHP](
  2. [Detik Finance - Pemerintah Setuju Kasih Margin Fee 7% ke Bulog](
  3. [Detik Finance - Beras Bakal Dibikin Satu Harga Seperti BBM!](
Original Sources

Story Info

Published
5 days ago
Read Time
13 min
Sources
5 verified

Topics Covered

Food Price PolicyRice DistributionPublic Sector Logistics

Key Events

1

Single Price Policy Implementation for Rice

2

Margin Fee Adjustment for Bulog

3

Food Price Equalization Effort

Timeline from 5 verified sources