Key insights and market outlook
Kementerian Koperasi Indonesia berencana mendirikan bank koperasi baru melalui akuisisi strategis bank yang ada, dengan Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengajak koperasi untuk bersatu dan berinvestasi secara kolektif. Inisiatif ini bertujuan untuk menghidupkan kembali sektor koperasi di berbagai industri, didukung oleh potensi penambahan modal Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) untuk meningkatkan kemampuan pembiayaan koperasi yang memasuki manufaktur.
Kementerian Koperasi Indonesia memimpin rencana ambisius untuk mendirikan bank koperasi baru melalui akuisisi lembaga perbankan yang ada. Menteri Koperasi Ferry Juliantono menekankan pentingnya tindakan kolektif di antara koperasi untuk menggabungkan sumber daya dan membeli saham bank yang tersedia. Langkah strategis ini bertujuan untuk menghidupkan kembali sektor koperasi di berbagai industri, sejalan dengan fokus Presiden Prabowo Subianto pada pengembangan koperasi.
Rencana ini terinspirasi dari keberhasilan pembentukan Bank Umum Koperasi (Bukopin) pada tahun 1970 oleh koperasi, meskipun kini telah berubah kepemilikan. Inisiatif baru ini berupaya menciptakan kembali model tersebut, dengan Menteri Koperasi mengadvokasi koperasi untuk bersatu dalam semangat gotong royong untuk mencapai tujuan ini. Bank yang diusulkan diharapkan dapat menyediakan layanan keuangan yang lebih sesuai untuk sektor koperasi.
Dalam perkembangan terkait, Menteri Ferry akan bertemu dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk meminta modal tambahan bagi Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB). Lembaga keuangan ini memainkan peran penting dalam menyediakan pembiayaan bagi koperasi, terutama yang memasuki sektor manufaktur. Penambahan modal ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas LPDB dalam mendukung koperasi di luar kegiatan simpan pinjam tradisional, mendorong mereka memasuki industri yang lebih padat modal.
New Cooperative Bank Initiative
LPDB Capital Increase Proposal