Indonesian Government Proposes Work from Anywhere for December 29-31, Business Community Responds with Caution
Back
Back
4
Impact
3
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 19
Sources4 verified

Pemerintah Usulkan Work from Anywhere 29-31 Desember, Pengusaha Beri Tanggapan Waspada

Tim Editorial AnalisaHub·19 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Pemerintah Indonesia mengusulkan kebijakan work from anywhere (WFA) untuk tanggal 29-31 Desember 2025 guna meningkatkan aktivitas ekonomi selama liburan Natal dan Tahun Baru. Meskipun mendukung inisiatif ini untuk ASN, komunitas bisnis melalui Apindo menyatakan persetujuan dengan catatan bahwa tidak semua jenis pekerjaan dapat menerapkan WFA tanpa mengganggu operasional bisnis. Pemerintah berencana menerbitkan surat edaran untuk memandu implementasi.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Pemerintah Usulkan Work from Anywhere untuk Libur Akhir Tahun

Langkah Perangsang Ekonomi

Pemerintah Indonesia berencana menerapkan kebijakan work from anywhere (WFA) untuk periode 29-31 Desember 2025 sebagai bagian dari upaya meningkatkan aktivitas ekonomi selama liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 1

. Usulan ini pertama kali disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan tujuan meningkatkan mobilitas dan konsumsi masyarakat 4.

Tanggapan Komunitas Bisnis

Walaupun usulan ini disambut baik, komunitas bisnis memberikan respons yang hati-hati. Shinta Kamdani, Ketua Apindo, menyatakan bahwa meskipun mereka mendukung WFA untuk ASN, implementasi di sektor swasta memerlukan pertimbangan yang matang 2

.

Kekhawatiran Utama

  1. Keterbatasan operasional: Tidak semua jenis pekerjaan dapat dilakukan secara remote, terutama di sektor manufaktur dan jasa yang membutuhkan kehadiran fisik 24.
  2. Gangguan bisnis: Banyak perusahaan memiliki aktivitas puncak di akhir tahun, sehingga implementasi WFA secara blanket berpotensi mengganggu operasional 2.
  3. Manfaat ekonomi: Kebijakan ini dapat meningkatkan sektor pariwisata dan beberapa sektor lainnya sambil mempertahankan produktivitas di sektor lain 2.

Pedoman Implementasi

Untuk mengatasi masalah ini, Kementerian Ketenagakerjaan sedang menyiapkan surat edaran yang akan memberikan pedoman implementasi WFA di sektor swasta 4

. Hal-hal yang akan diatur meliputi:

  • WFA bersifat opsional bagi perusahaan untuk diterapkan
  • Tidak boleh dihitung sebagai cuti tahunan
  • Harus mempertimbangkan kebutuhan bisnis spesifik
  • Bertujuan meningkatkan aktivitas ekonomi selama liburan

Konteks Ekonomi

Keputusan pemerintah ini diambil saat Indonesia mempersiapkan 25 hari libur dan cuti bersama di tahun 2026, termasuk 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama 3

. Periode libur yang panjang ini diperkirakan memiliki dampak ekonomi signifikan bagi berbagai sektor, terutama pariwisata dan retail.

Sumber

  1. [Kontan - PNS WFH/FWA 29-31 Des 2025](
  2. [Detik Finance - Pengusaha Setuju kalau Pegawai Swasta WFA 29-31 Desember](
  3. [Kontan - Tahun Baru akan Tiba, Catat Tanggal Merah, Cuti Bersama & Libur Panjang 2026](
  4. [Detik Finance - Pengusaha soal WFA 29-31 Desember: Jangan Ganggu Jalannya Usaha!](
Original Sources

Story Info

Published
0 months ago
Read Time
15 min
Sources
4 verified

Topics Covered

Work from Anywhere PolicyYear-End Holiday EconomicsBusiness Operations Flexibility

Key Events

1

WFA Policy Proposal for Year-End

2

Business Community Response to WFA

3

Government Guidelines for WFA Implementation

Timeline from 4 verified sources