Key insights and market outlook
Kementerian ESDM Indonesia menaikkan harga indeks pasar (HIP) biodiesel menjadi Rp 13.631 per liter dan bioetanol menjadi Rp 8.438 per liter untuk Januari 2026 1
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia telah mengumumkan kenaikan harga indeks pasar (HIP) untuk biodiesel dan bioetanol yang efektif berlaku mulai 1 Januari 2026. Harga baru ditetapkan sebesar Rp 13.631 per liter untuk biodiesel dan Rp 8.438 per liter untuk bioetanol 1
Kenaikan harga biodiesel terutama disebabkan oleh pergerakan harga crude palm oil (CPO) global. Formula perhitungan, sesuai keputusan Menteri ESDM, mencakup: HIP = (harga CPO rata-rata di KPB + US$ 85/ton) × 870 kg/m³ + biaya angkut 3
Penyesuaian harga dilakukan sesuai dengan Diktum Kelima Keputusan Menteri ESDM No. 6034K/12/MEM/2016 tentang Harga Indeks Pasar Bahan Bakar Nabati yang dicampurkan ke dalam bahan bakar minyak. Perhitungan harga bioetanol menggunakan formula berdasarkan harga tebu rata-rata tiga bulan, dengan komponen tetap tambahan 2
Penyesuaian harga ini mencerminkan upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan biofuel sambil mempertimbangkan fluktuasi pasar global. Kenaikan harga biodiesel ke Rp 13.631 per liter dari Rp 13.381 per liter pada Desember 2025 menunjukkan kenaikan moderat, yang berpotensi mempengaruhi biaya pencampuran bahan bakar bagi perusahaan di sektor energi 1
Biofuel Price Adjustment
Energy Regulation Update