Indonesian Government Targets Rp 110 Trillion in Nataru Spending, Economic Boost Expected
Back
Back
5
Impact
3
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 27
Sources2 verified

Pemerintah Targetkan Belanja Nataru Rp 110 Triliun, Ekonomi Dipacu

Tim Editorial AnalisaHub·27 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Pemerintah Indonesia menargetkan belanja Nataru sebesar Rp 110 triliun untuk 2025/2026 melalui berbagai promosi belanja nasional, termasuk Hari Belanja Nasional (Harbolnas) dan kampanye 'Belanja di Indonesia Saja'. Target ambisius ini bertujuan menjaga momentum ekonomi domestik. Ekonom mencatat bahwa meskipun Nataru akan memberikan dorongan ekonomi signifikan di Q4 2025, efeknya bersifat sementara dan mungkin tidak mendorong pertumbuhan jangka panjang 1

2.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Pemerintah Indonesia Targetkan Belanja Nataru 2025/2026 Rp 110 Triliun

Stimulus Ekonomi Melalui Promosi Belanja Nasional

Pemerintah Indonesia telah menetapkan target Rp 110 triliun untuk belanja konsumen selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Target ambisius ini didorong melalui berbagai promosi belanja nasional dan kampanye, termasuk Hari Belanja Nasional (Harbolnas), Every Purchase Is Cheap (EPIC), dan inisiatif 'Belanja di Indonesia Saja' yang diselenggarakan oleh Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) 1

.

Program Strategis untuk Meningkatkan Belanja

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa target Rp 110 triliun merupakan angka kumulatif dari beberapa program strategis. Kampanye 'Belanja di Indonesia Saja' saja ditargetkan menghasilkan transaksi sekitar Rp 30 triliun hingga 4 Januari 2026. Ini mengikuti kesuksesan kampanye Harbolnas yang menargetkan belanja sekitar Rp 35 triliun. Upaya gabungan dari program-program ini diharapkan dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestik hingga akhir tahun 1

.

Evaluasi Dampak Ekonomi

Sementara periode Nataru diharapkan memberikan dorongan signifikan bagi ekonomi, terutama di Q4 2025, ekonom memperingatkan bahwa stimulus ini kemungkinan bersifat sementara. Yusuf Rendy Manilet, ekonom Center of Reform on Economics (CORE), mencatat bahwa dampak positif akan paling terasa di Q4 2025 dengan beberapa limpahan ke awal 2026, namun tidak cukup untuk mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang 2

.

Pertumbuhan yang Didorong Konsumsi

Dorongan ekonomi selama Nataru terutama diharapkan berasal dari peningkatan konsumsi rumah tangga, termasuk belanja ritel, mobilitas masyarakat, dan aktivitas pariwisata. Yusuf memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk 2025 dapat mencapai sekitar 5,0% year-on-year, didukung oleh pola konsumsi selama periode liburan 2

.

Sumber

  1. [Kontan - Pemerintah Targetkan Transaksi Belanja Nataru 2025/2026 Capai Rp 110 Triliun](
  2. [Kontan - Momen Nataru Akan Dongkrak Ekonomi, Namun Bersifat Sementara](
Original Sources

Story Info

Published
2 weeks ago
Read Time
13 min
Sources
2 verified

Topics Covered

Nataru SpendingEconomic StimulusConsumer Spending

Key Events

1

Nataru Spending Target

2

National Shopping Promotions

3

Q4 Economic Boost

Timeline from 2 verified sources