Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia mengambil langkah signifikan untuk memperkuat industri tekstil nasional melalui pembentukan BUMN baru yang fokus pada tekstil dan revitalisasi rantai pasok yang komprehensif. Inisiatif yang didukung Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan meningkatkan daya saing sektor dan mencapai ekspor tekstil senilai US$40 miliar dalam 10 tahun 2
Pemerintah Indonesia telah mengumumkan rencana pembentukan BUMN baru yang didedikasikan untuk sektor tekstil, menandai langkah signifikan dalam revitalisasi industri tekstil nasional 2
Peta jalan pemerintah untuk sektor tekstil mencakup target ambisius untuk mencapai ekspor tekstil senilai US$40 miliar dalam 10 tahun ke depan 2
Pemangku kepentingan industri, termasuk Asosiasi Garmen dan Tekstil Indonesia (AGTI), telah menyambut baik inisiatif pemerintah dan menekankan perlunya pendekatan komprehensif terhadap revitalisasi rantai pasok. Menurut Anne Patricia Sutanto, Ketua AGTI, penguatan industri hulu domestik sangat krusial untuk mengurangi ketergantungan pada bahan baku impor. Namun, beliau juga mengakui bahwa impor tetap diperlukan sampai kapasitas domestik dapat memenuhi kebutuhan industri 1
Implementasi inisiatif ini memerlukan kerja sama yang terkoordinasi antara berbagai lembaga pemerintah dan pemangku kepentingan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto telah mengindikasikan bahwa pemerintah akan menyediakan lingkungan kebijakan yang mendukung untuk memfasilitasi pertumbuhan sektor tekstil. Pembentukan BUMN baru dipandang sebagai komponen kunci dari strategi ini, menyediakan sarana khusus untuk mengimplementasikan visi pemerintah bagi industri 2
New Textile SOE Formation
Textile Export Target Announcement
Supply Chain Revitalization Initiative