Key insights and market outlook
Aset perusahaan penjaminan di Indonesia mencapai Rp47,63 triliun per November 2025, menunjukkan pertumbuhan 2,03% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, pertumbuhan ini merupakan perlambatan dari kenaikan 3,17% yang tercatat pada Oktober 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaitkan perlambatan ini dengan perubahan kondisi pasar.
Total aset perusahaan penjaminan di Indonesia mencapai Rp47,63 triliun pada akhir November 2025, menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Angka ini mewakili peningkatan 2,03% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Meskipun menunjukkan pertumbuhan, angka ini jauh lebih lambat dibandingkan pertumbuhan 3,17% yang tercatat pada Oktober 2025, ketika aset mencapai Rp48,02 triliun.
Perlambatan pertumbuhan aset menunjukkan dinamika berubah dalam industri penjaminan. Ogi Prastomiyono, Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, menyoroti bahwa industri ini mengalami perlambatan. Penurunan tingkat pertumbuhan dari 3,17% menjadi 2,03% mengindikasikan potensi tantangan di sektor ini.
Industri penjaminan memainkan peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dengan menyediakan layanan mitigasi risiko. Perlambatan pertumbuhan aset yang diamati mungkin mencerminkan tren ekonomi yang lebih luas atau pergeseran permintaan pasar untuk layanan penjaminan. OJK terus memantau situasi ini dengan cermat untuk memastikan stabilitas dan pertumbuhan sektor ini.
Guarantee Companies Asset Growth Slowdown
OJK Financial Sector Monitoring