Indonesian Hotel Industry Predicted to Remain Under Pressure in 2026
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedDec 30
Sources1 verified

Industri Perhotelan Indonesia Diprediksi Masih Tertekan pada 2026

Tim Editorial AnalisaHub·30 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Industri perhotelan Indonesia diprediksi masih tertekan pada 2026, dengan tingkat okupansi masih di bawah level sebelum pandemi. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat hunian kamar hotel secara nasional turun 4,43% YoY hingga Oktober 2025, dengan rata-rata tingkat hunian tahun 2025 hanya mencapai 48,07%, lebih rendah dibandingkan rata-rata 2024 yang berada di kisaran 52,50%.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Industri Perhotelan Indonesia Menghadapi Tantangan Berkelanjutan

Tingkat Okupansi Masih Rendah

Industri perhotelan Indonesia menghadapi tahun yang sulit di 2026, karena tingkat okupansi masih mengalami kesulitan. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan penurunan 4,43% YoY pada tingkat hunian kamar hotel secara nasional hingga Oktober 2025. Ini berarti rata-rata tingkat hunian tahun 2025 hanya mencapai 48,07%, yang lebih rendah dibandingkan rata-rata 2024 yang berada di kisaran 52,50%.

Dampak Pembatasan Belanja Pemerintah

Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Maulana Yusran, mengatribusikan pemulihan yang lambat kepada pembatasan belanja pemerintah yang berkelanjutan, yang secara historis telah menjadi driver utama permintaan. Dengan pembatasan ini, industri kemungkinan akan menghadapi tekanan yang berkelanjutan.

Sumber

  1. [Kontan](
Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
2 weeks ago
Read Time
5 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Industri PerhotelanTingkat OkupansiPembatasan Belanja Pemerintah

Key Events

1

Penurunan Tingkat Okupansi

2

Pembatasan Belanja Pemerintah

Timeline from 1 verified sources