Key insights and market outlook
Industri asuransi Indonesia diperkirakan akan tetap tumbuh positif di 2026, didorong oleh peningkatan investasi pada surat berharga negara dan meningkatnya kesadaran akan risiko. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa investasi asuransi mencapai Rp42,15 triliun per Oktober 2025, dengan pertumbuhan 60,43% year-on-year. Sementara itu, sektor manufaktur diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan investasi, dengan Kementerian Perindustrian memproyeksikan investasi sebesar Rp852,9 triliun di 2026, meningkat signifikan dari Rp756,06 triliun di 2025.
Industri asuransi Indonesia menunjukkan kinerja yang kuat hingga Oktober 2025, dengan total investasi mencapai Rp42,15 triliun, mewakili pertumbuhan 60,43% year-on-year 1
Industri Securities Crowdfunding (SCF) juga menunjukkan prospek pertumbuhan yang baik. PT Indonesia Crowdfunding Exchange (ICX) memproyeks/2026 bahwa industri akan memasuki fase konsolidasi di 2026, fokus pada peningkatan kualitas bukan hanya ekspansi kuantitas 3
Kementerian Perindustrian memproyeksikan bahwa investasi manufaktur akan mencapai Rp852,9 triliun di 2026, naik dari Rp756,06 triliun di 2025 5
Kedua sektor menghadapi tantangan. Industri asuransi perlu mengatasi masalah seperti kualitas underwriting, tekanan klaim, dan penyesuaian regulasi 1
Insurance Investment Growth
SCF Industry Consolidation
Manufacturing Investment Projection