Indonesian Islamic Banks See Rise in Non-Performing Financing in Q3 2025
Back
Back
6
Impact
7
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedDec 6
Sources1 verified

Perbankan Syariah di Indonesia Alami Kenaikan Kredit Macet pada Kuartal III-2025

Tim Editorial AnalisaHub·6 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Beberapa bank syariah di Indonesia mencatat kenaikan pembiayaan bermasalah (NPF) selama sembilan bulan pertama tahun 2025. Rasio NPF Bank Umum Syariah (BUS) naik menjadi 2,19% per Juni 2025, meningkat dari 2,04% pada periode yang sama tahun sebelumnya dan 2,15% pada Januari 2025. Demikian pula, rasio NPF Unit Usaha Syariah (UUS) meningkat menjadi 2,35% dari 2,17% tahun lalu dan 2,29% pada Januari 2025. NPF PT Bank Muamalat meningkat signifikan dari 2,95% pada September 2024 menjadi 4,26% pada September 2025.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Perbankan Syariah di Indonesia Menghadapi Kenaikan Pembiayaan Bermasalah

Peningkatan Rasio NPF

Beberapa bank syariah di Indonesia mengalami kenaikan pembiayaan bermasalah (NPF) selama sembilan bulan pertama tahun 2025. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), rasio NPF Bank Umum Syariah (BUS) mencapai 2,19% per Juni 2025, meningkat dari 2,04% pada periode yang sama tahun sebelumnya dan 2,15% pada Januari 2025.

Tren NPF di Unit Perbankan Syariah

Tren kenaikan NPF tidak hanya terjadi pada BUS. Rasio NPF Unit Usaha Syariah (UUS) juga menunjukkan peningkatan serupa, mencapai 2,35% per Juni 2025, naik dari 2,17% pada periode yang sama tahun sebelumnya dan 2,29% pada Januari 2025. Hal ini menunjukkan tantangan yang lebih luas di sektor perbankan syariah.

Kinerja Bank Tertentu

Di antara bank-bank yang terdampak adalah PT Bank Muamalat, yang mengalami kenaikan rasio NPF yang signifikan dari 2,95% pada September 2024 menjadi 4,26% pada September 2025. Peningkatan ini menyoroti risiko kredit yang meningkat yang dihadapi oleh beberapa bank syariah di Indonesia.

Implikasi bagi Sektor Perbankan Syariah

Kenaikan rasio NPF di bank syariah dan UUS menunjukkan potensi tantangan dalam manajemen risiko kredit dan kondisi ekonomi yang mempengaruhi kemampuan nasabah untuk membayar. Tren ini memerlukan pengawasan lebih dekat dari regulator dan pelaku pasar untuk menjaga stabilitas keuangan di sektor perbankan syariah.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
8 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Islamic BankingNon-Performing FinancingCredit Risk

Key Events

1

Rise in NPF for Islamic Banks

2

Credit Risk Increase in Sharia Business Units

Timeline from 1 verified sources