Indonesian Islamic Mutual Funds See 61% AUM Surge in 2025, Driven by Market Recovery
Back
Back
7
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 19
Sources1 verified

Reksadana Syariah RI Mengalami Lonjakan AUM 61% di 2025, Didorong Pemulihan Pasar

Tim Editorial AnalisaHub·19 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Reksadana syariah Indonesia mengalami pertumbuhan 61,30% year-to-date dalam Aset Kelolaan (AUM), mencapai Rp 81,54 triliun pada November 2025. Lonjakan ini terutama didorong oleh pemulihan pasar saham dan penurunan yield obligasi. Dana syariah saham dan pendapatan tetap sama-sama menunjukkan pertumbuhan signifikan, dengan kinerja yang erat kaitannya dengan instrumen pasar yang mendasarinya.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Reksadana Syariah Indonesia Melonjak 61% di 2025

Pertumbuhan Kuat di Seluruh Kategori Dana

Reksadana syariah Indonesia menunjukkan pertumbuhan kuat di 2025, dengan Aset Kelolaan (AUM) meningkat 61,30% year-to-date menjadi Rp 81,54 triliun pada November 2025. Kenaikan signifikan ini didorong oleh kondisi pasar yang mendukung di berbagai kelas aset.

Faktor Pendukung Pertumbuhan

Kinerja reksadana syariah terutama dipengaruhi oleh dua faktor utama:

  1. Pemulihan Pasar Saham: Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan indeks saham syariah seperti ISSI memberikan dorongan bagi reksadana saham syariah. Meskipun saham blue chip masih tertekan akibat sentimen investor asing, saham komoditas dan lapis kedua menunjukkan kinerja relatif lebih baik, sehingga mendukung pertumbuhan keseluruhan.
  2. Penurunan Yield Obligasi: Penurunan yield obligasi berdampak positif pada reksadana pendapatan tetap syariah, sama seperti reksadana konvensional. Tren ini membuat obligasi dengan yield yang lebih tinggi menjadi lebih menarik, mendukung pertumbuhan AUM dana-dana tersebut.

Pandangan Para Ahli

Para ahli keuangan mengaitkan pertumbuhan ini dengan kinerja instrumen pasar yang mendasarinya. Arjun Ajwani, Analis Riset di Infovesta Kapital Advisori, mencatat bahwa faktor pendorong reksadana syariah sama dengan reksadana konvensional, dengan kinerja yang erat kaitannya dengan pergerakan pasar. Reza Fahmi dari Henan Putihrai Asset Management (HPAM) menambahkan bahwa stabilitas indeks saham syariah meskipun volatilitas pasar tinggi menjadi faktor kunci kinerja positif.

Prospek 2026

Momentum positif reksadana syariah diperkirakan berlanjut ke 2026, didukung oleh pemulihan pasar yang terus berlanjut dan potensi penurunan yield obligasi lebih lanjut. Namun, pelaku pasar tetap waspada terhadap ketidakpastian ekonomi global dan dampaknya terhadap pasar keuangan domestik.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
0 months ago
Read Time
10 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Islamic FinanceMutual Fund PerformanceMarket Recovery

Key Events

1

Islamic Mutual Fund Growth

2

AUM Increase

3

Market Recovery Impact

Timeline from 1 verified sources