Key insights and market outlook
Beberapa emiten di Indonesia gencar melakukan rights issue pada akhir 2025 untuk meningkatkan modal untuk berbagai proyek. PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) berencana menerbitkan 522,8 juta saham baru dengan harga Rp 380 per saham, berpotensi mengumpulkan dana hingga Rp 198,66 miliar. Dana tersebut akan digunakan terutama untuk pengembangan Kawasan Industri Cikembar melalui anak usahanya, PT Bogorindo Cemerlang. Dua pembeli siaga, PT Andalan Utama Bintara dan PT Olympic Kapital Equity, siap menyerap rights issue tersebut.
Menjelang akhir tahun 2025, beberapa emiten di Indonesia aktif melakukan rights issue untuk meningkatkan modal untuk berbagai proyek strategis. Salah satu contoh penting adalah PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) yang berencana melakukan rights issue signifikan.
CSIS berencana menerbitkan hingga 522,8 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 380 per saham. Penawaran ini mewakili 28,57% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Jika fully subscribed, perusahaan berpotensi mengumpulkan dana hingga Rp 198,66 miliar. Sebagian besar dana akan diarahkan untuk pengembangan Kawasan Industri Cikembar melalui anak usahanya, PT Bogorindo Cemerlang.
Rights issue ini mendapat dukungan dari dua pembeli siaga: PT Andalan Utama Bintara (AUB) dan PT Olympic Kapital Equity (OKE). Partisipasi mereka memberikan kepastian bahwa penawaran akan fully subscribed, menambah stabilitas dalam penggalangan dana.
Keputusan CSIS untuk melakukan rights issue mencerminkan strategi pertumbuhan perusahaan dan keyakinan terhadap proyek pengembangan industrinya. Langkah ini juga menunjukkan tren yang lebih luas di pasar modal Indonesia, di mana perusahaan semakin menggunakan rights issue sebagai alat untuk meningkatkan dana tanpa pengenceran nilai pemegang saham yang signifikan.
Rights Issue Announcement
Capital Raising for Industrial Development