Key insights and market outlook
Industri asuransi jiwa Indonesia diperkirakan akan tumbuh pada 2026, didorong oleh peningkatan kesadaran masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Namun, industri ini menghadapi tantangan seperti persaingan dan ketentuan regulasi. Produk asuransi jiwa tradisional diproyeksikan akan mengungguli produk unit-linked, dengan tingkat pertumbuhan 7% YoY per September 2025 1
Industri asuransi jiwa Indonesia diperkirakan akan tumbuh pada 2026, didorong oleh meningkatnya kesadaran masyarakat akan produk asuransi jiwa dan pertumbuhan ekonomi 1
Produk asuransi jiwa tradisional diperkirakan akan terus mengungguli produk unit-linked pada 2026. Hingga September 2025, produk tradisional tumbuh 7% YoY menjadi Rp83,98 triliun, sementara produk unit-linked mengalami kontraksi 12,5% YoY menjadi Rp49,24 triliun 1
Allianz Life Indonesia melaporkan tren yang berbeda dalam portofolio mereka. Produk unit-linked tetap mendominasi, menyumbang sekitar 75% dari total premi, sementara produk tradisional menunjukkan pertumbuhan signifikan. Pada November 2025, premi produk tradisional Allianz Life mencapai Rp4,2 triliun, mewakili pertumbuhan 37% YoY 3
Sektor reasuransi, yang terkait erat dengan industri asuransi jiwa, menghadapi tantangan tersendiri memasuki 2026. Para ahli menyoroti volatilitas klaim akibat bencana alam dan kecukupan modal sebagai masalah utama 4
Meski menghadapi tantangan, para ahli industri tetap optimis tentang prospek pertumbuhan. Meningkatnya kebutuhan proteksi risiko pada proyek infrastruktur dan ekspansi bisnis asuransi dipandang sebagai pendorong pertumbuhan utama 4
Praktisi industri menekankan pentingnya berbagai kanal distribusi termasuk agen, bancassurance, pialang, dan platform digital dalam mendidik konsumen dan menjual produk secara efektif 1
Pertumbuhan Premi Asuransi Tradisional
Kontraksi Premi Unit-Linked
Perubahan Strategi Industri