Indonesian Logistics Sector Faces Volume Decline During Nataru 2025/2026
Back
Back
7
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedJan 2
Sources1 verified

Sektor Logistik Indonesia Menghadapi Penurunan Volume Selama Nataru 2025/2026

Tim Editorial AnalisaHub·2 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Sektor logistik Indonesia mengalami penurunan volume pengiriman sebesar 20-25% selama periode liburan Tahun Baru 2025/2026 akibat pembatasan pergerakan truk oleh pemerintah. Pembatasan ini berlaku untuk kendaraan dengan tiga sumbu atau lebih, yang menggunakan kereta gandengan, dan yang mengangkut bahan tambang dan konstruksi. Keterlambatan pengiriman ke pelabuhan internasional dan biaya transit tambahan menjadi faktor utama penurunan ini karena pelaku usaha menunda pengiriman hingga pembatasan dicabut.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Sektor Logistik Indonesia Menghadapi Tantangan Selama Nataru 2025/2026

Penurunan Volume yang Signifikan Dilaporkan

Sektor logistik Indonesia mengalami penurunan signifikan dalam volume pengiriman selama periode liburan Tahun Baru 2025/2026. Menurut Asosiasi Logistik Indonesia (ALI), penurunan sebesar 20-25% ini secara langsung disebabkan oleh pembatasan pergerakan truk yang diberlakukan pemerintah. Pembatasan ini terutama berlaku untuk kendaraan dengan tiga sumbu atau lebih, yang menggunakan kereta gandengan, dan truk yang mengangkut bahan tambang, galian, dan konstruksi.

Faktor Utama Penyebab Penurunan Volume

Dua faktor utama berkontribusi pada penurunan signifikan dalam volume pengiriman ini. Pertama, keterlambatan pengiriman ke pelabuhan internasional mengganggu rantai logistik, menyebabkan efek domino di seluruh rantai pasokan. Kedua, pelaku usaha menghadapi biaya tambahan terkait transit melalui Singapura ketika mencoba menghindari pembatasan, membuat operasional pengiriman reguler menjadi tidak ekonomis.

Perubahan Strategi Bisnis

Mahendra Rianto, Ketua ALI, menjelaskan bahwa tidak seperti tahun 2024 ketika perusahaan logistik tetap beroperasi meskipun ada pembatasan serupa, pelaku usaha pada tahun 2025 memilih untuk menunda pengiriman mereka sampai pembatasan dicabut. Perubahan strategi ini terutama didorong oleh biaya tambahan yang tinggi yang terkait dengan ketidakpatuhan dan rute alternatif. Keputusan untuk menunggu pembatasan dicabut daripada menyerap biaya ekstra mencerminkan respons adaptif sektor ini terhadap langkah regulasi.

Implikasi bagi Industri Logistik

Penurunan volume selama periode kritis ini menyoroti sensitivitas sektor logistik terhadap perubahan regulasi. Dampak pembatasan tersebut melampaui ketidaknyamanan operasional semata, memengaruhi profitabilitas bisnis dan berpotensi mempengaruhi aktivitas ekonomi yang lebih luas. Ketika industri menghadapi tantangan ini, pemangku kepentingan mungkin perlu mengeksplorasi strategi operasional yang lebih fleksibel atau terlibat dalam dialog dengan regulator untuk mengurangi gangguan di masa depan.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
2 weeks ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified

Topics Covered

LogistikPembatasan TrukNataru 2025/2026

Key Events

1

Penurunan Volume Pengiriman Logistik

2

Pembatasan Pergerakan Truk

Timeline from 1 verified sources