Indonesian Manufacturing PMI to Remain Expansionary Until Early Q1 2026
Back
Back
6
Impact
4
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 4
Sources1 verified

PMI Manufaktur Indonesia Diproyeksi Tetap Ekspansif hingga Awal Kuartal I-2026

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Indeks Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia diproyeksikan tetap berada di wilayah ekspansif hingga awal 2026, didorong oleh kinerja industri yang solid dan stimulus pemerintah. PMI November 2025 mencapai 53,3, menunjukkan pertumbuhan aktivitas manufaktur yang didukung oleh permintaan domestik dan global. Sektor utama seperti makanan dan minuman, baja, farmasi, dan industri hilir menunjukkan kinerja yang kuat.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

PMI Manufaktur Indonesia Tetap Ekspansif

Prospek Positif untuk Awal 2026

Tren positif Indeks Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia diperkirakan akan berlanjut hingga awal 2026, menurut Myrdal Gunarto, Global Market Economist Maybank Indonesia. Laporan PMI November 2025 dari S&P Global menunjukkan angka 53,3, mengindikasikan ekspansi yang kuat dalam aktivitas manufaktur. Pertumbuhan ini didukung oleh permintaan domestik dan internasional, dengan kekuatan khusus di sektor seperti makanan dan minuman, baja, farmasi, dan industri hilir.

Faktor Pendukung Pertumbuhan Manufaktur

Beberapa faktor berkontribusi pada ekspansi berkelanjutan di sektor manufaktur Indonesia. Kinerja industri yang kuat dalam beberapa bulan terakhir didukung oleh peningkatan permintaan akhir tahun dan stimulus kebijakan pemerintah. Myrdal mencatat bahwa perkembangan positif di sektor manufaktur telah konsisten, dengan permintaan akhir tahun yang biasanya meningkat. Kombinasi faktor-faktor ini menciptakan lingkungan yang menguntungkan bagi pertumbuhan berkelanjutan di sektor manufaktur.

Kinerja Sektor

Data PMI November menunjukkan bahwa beberapa sub-sektor dalam industri manufaktur berkinerja baik. Produksi makanan dan minuman menunjukkan ketahanan, sementara industri baja mendapat manfaat dari proyek infrastruktur domestik dan permintaan internasional. Sektor farmasi terus menunjukkan pertumbuhan, didukung oleh kebutuhan kesehatan yang berkelanjutan dan ekspansi kapasitas industri. Selain itu, industri yang terkait dengan pengolahan hilir mempertahankan tren positif mereka, berkontribusi pada pertumbuhan manufaktur secara keseluruhan.

Implikasi Ekonomi

Ekspansi berkelanjutan di sektor manufaktur Indonesia memiliki implikasi positif bagi perekonomian yang lebih luas. Pertumbuhan aktivitas manufaktur yang berkelanjutan kemungkinan akan mendukung stabilitas ekonomi secara keseluruhan dan berpotensi berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja di industri terkait. Prospek positif untuk awal 2026 menunjukkan bahwa momentum ekonomi saat ini di sektor manufaktur dapat dipertahankan, kecuali jika terjadi guncangan ekonomi global yang tidak terduga.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
12 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Manufacturing GrowthEconomic ExpansionIndustrial Performance

Key Events

1

Manufacturing PMI Expansion

2

Industrial Sector Growth

3

Economic Stimulus Impact

Timeline from 1 verified sources