Key insights and market outlook
Pekerja Migran Indonesia (PMI) menyumbang US$ 8,4 miliar (Rp 136 triliun) melalui remitansi hingga kuartal kedua 2025. Ini merupakan sumber devisa yang signifikan bagi Indonesia, meskipun masih di bawah negara tetangga seperti Filipina. Pemerintah sedang melakukan perbaikan sistem pekerja migran, termasuk inisiatif Migran Center dan integrasi kurikulum di sekolah.
Pekerja Migran Indonesia (PMI) telah memberikan kontribusi yang besar terhadap cadangan devisa negara. Hingga kuartal kedua 2025, mereka telah mentransfer US$ 8,4 miliar, setara dengan sekitar Rp 136 triliun. Aliran dana yang signifikan ini menunjukkan peran penting pekerja migran dalam mendukung perekonomian nasional.
Meskipun remitansi sebesar Rp 136 triliun yang dikirimkan oleh PMI cukup besar, angka ini masih tertinggal dibandingkan negara tetangga seperti Filipina. Pada tahun 2024, Filipina menerima sekitar Rp 600 triliun dalam remitansi. Menurut Menteri Mukhtarudin, kesenjangan ini sebagian besar disebabkan oleh sistem pekerja migran di Filipina yang lebih terstruktur, termasuk edukasi keuangan sejak tingkat sekolah dasar.
Pemerintah Indonesia sedang mengambil langkah proaktif untuk memperbaiki sistem pekerja migran. Salah satu inisiatif utama adalah pembentukan Migran Center di berbagai institusi pendidikan. Misalnya, inisiatif Migran Center sedang dilaksanakan di enam perguruan tinggi, termasuk rencana peluncuran Migran Center Unhas dan Pasim Bandung Migran Center. Selain itu, pemerintah sedang mengerjakan program 'Sekolah Rakyat' yang akan mengintegrasikan pendidikan pekerja migran ke dalam kurikulum.
Pada tahun 2024, PMI mengirimkan US$ 15,7 miliar (Rp 253,9 triliun), yang menyumbang sekitar 1% dari PDB Indonesia. Dengan penempatan 233.000 pekerja migran pada tahun 2025, pemerintah optimis dapat meningkatkan angka ini melalui perlindungan dan pendidikan yang lebih baik. Inisiatif ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan kontribusi pekerja migran, tetapi juga memastikan kesejahteraan dan perlindungan mereka di luar negeri.
Remittance Inflow Record
Migrant Worker Policy Reform