Indonesian Mining Industry Shifts to Solar Energy to Reduce Diesel Dependence
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 5
Sources1 verified

Industri Tambang Indonesia Beralih ke Energi Surya untuk Kurangi Ketergantungan Diesel

Tim Editorial AnalisaHub·5 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Industri tambang Indonesia sedang bertransisi ke energi bersih dengan mengadopsi tenaga surya yang dikombinasikan dengan penyimpanan baterai untuk mengurangi ketergantungan pada genset diesel. SUN Energy memimpin peralihan ini dengan mengimplementasikan sistem PLTS dan BESS di lebih dari 15 lokasi tambang di Indonesia. Transisi ini bertujuan menurunkan biaya operasional dan emisi karbon, dimana diesel saat ini menyumbang 25-40% dari total biaya operasional pada sebagian besar operasi tambang.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Sektor Tambang Indonesia Merangkul Energi Surya untuk Mengurangi Ketergantungan Diesel

Transisi ke Energi Bersih dalam Operasi Pertambangan

Industri pertambangan Indonesia sedang mengalami transformasi signifikan dengan beralih dari generator bertenaga diesel ke sumber energi yang lebih bersih. Peralihan ini didorong oleh kebutuhan untuk mengurangi biaya operasional dan menurunkan emisi karbon. SUN Energy berada di garis depan transisi ini, mengimplementasikan solusi tenaga surya terintegrasi yang dikombinasikan dengan sistem penyimpanan baterai di berbagai lokasi tambang.

Tantangan Saat Ini dalam Konsumsi Energi Tambang

Sebagian besar operasi tambang di Indonesia saat ini sangat bergantung pada generator diesel, yang dapat menyumbang 25-40% dari total biaya operasional. Pada operasi tambang yang intensif energi, angka ini bahkan bisa mendekati 50%. Penggunaan diesel tidak hanya meningkatkan biaya operasional tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap emisi karbon.

Solusi Inovatif untuk Pertambangan Berkelanjutan

SUN Energy mempromosikan konsep 'pertambangan hijau' melalui integrasi sistem PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya), BESS (Battery Energy Storage System), dan elektrifikasi armada tambang. Sistem PLTS-BESS dirancang untuk menyediakan pasokan listrik kontinu, memenuhi kebutuhan energi operasi tambang 24 jam sehari sembari mengurangi konsumsi bahan bakar dan biaya logistik energi.

Manfaat Utama Energi Surya dalam Pertambangan

  1. Biaya Operasional yang Lebih Rendah: Dengan memanfaatkan energi surya, perusahaan tambang dapat secara signifikan menurunkan ketergantungan pada diesel, sehingga mengurangi biaya bahan bakar.
  2. Emisi Karbon yang Lebih Rendah: Adopsi tenaga surya membantu perusahaan tambang mengurangi jejak karbon mereka, berkontribusi pada operasi yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
  3. Keamanan Energi: Integrasi BESS memastikan pasokan listrik yang stabil, bahkan selama periode ketika pembangkitan energi surya tidak memungkinkan, seperti pada malam hari atau saat cuaca buruk.

Implementasi dan Prospek Masa Depan

SUN Energy telah berhasil mengimplementasikan solusi energi bersihnya di lebih dari 15 lokasi tambang di Indonesia. CEO SUN Energy, E. Jefferson Kuesar, menekankan bahwa transisi ke pertambangan hijau bukan hanya tentang mengubah sumber energi tetapi tentang membangun fondasi baru bagi industri yang efisien, rendah emisi, dan berkelanjutan dalam jangka panjang. Ketika industri pertambangan terus berkembang, adopsi energi surya dan teknologi bersih lainnya diharapkan memainkan peran penting dalam membentuk masa depannya.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
13 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Energi TerbarukanPertambangan BerkelanjutanTransisi Energi

Key Events

1

Penerapan Energi Surya di Tambang

2

Implementasi Teknologi BESS di Industri Tambang

Timeline from 1 verified sources