Key insights and market outlook
Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) melaporkan penurunan premi asuransi kendaraan bermotor sebesar 4% menjadi Rp14,11 triliun pada kuartal III-2025 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ketua Umum AAUI Budi Herawan mengaitkan penurunan ini dengan pasar otomotif yang lesu, terutama penjualan kendaraan konvensional yang turun drastis. Penurunan penjualan kendaraan ini berdampak langsung pada industri asuransi, terutama untuk kendaraan yang dibiayai melalui perusahaan pembiayaan.
Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) melaporkan penurunan signifikan dalam premi asuransi kendaraan bermotor, dengan penurunan 4% menjadi Rp14,11 triliun pada kuartal ketiga 2025 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kontraksi pendapatan premi ini mencerminkan kondisi sulit di pasar otomotif Indonesia.
Ketua Umum AAUI Budi Herawan menjelaskan bahwa penurunan premi asuransi terkait langsung dengan penjualan kendaraan konvensional yang lesu, yang mengalami penurunan drastis. Penurunan penjualan kendaraan ini berdampak pada industri asuransi, terutama untuk kendaraan yang dibiayai melalui perusahaan pembiayaan. Penurunan penjualan kendaraan menyebabkan penurunan penyerapan asuransi, sehingga mengurangi pendapatan premi bagi perusahaan asuransi.
Penurunan premi asuransi kendaraan bermotor menyoroti keterkaitan antara sektor otomotif dan asuransi di Indonesia. Dengan penjualan kendaraan yang terus menghadapi tantangan, industri asuransi kemungkinan akan mengalami tekanan berkelanjutan pada pendapatan premi. Tren ini menekankan perlunya perusahaan asuransi untuk menyesuaikan strategi mereka dengan kondisi pasar yang berubah.
Decline in Motor Vehicle Insurance Premiums
Sluggish Automotive Market Impact