Key insights and market outlook
Industri P2P lending Indonesia mengalami peningkatan fenomena 'galbay' di mana peminjam sengaja tidak membayar pinjaman, namun tingkat kredit bermasalah tetap di bawah 5% pada 2,82% per September 2025. Industri ini mencatat pertumbuhan outstanding pinjaman sebesar 22,16% year-on-year, mencapai Rp90,99 triliun. AFPI telah membentuk satuan tugas untuk menangani gagal bayar sengaja sambil menjaga keseimbangan antara mitigasi risiko dan pertumbuhan bisnis.
Industri fintech P2P lending Indonesia sedang menghadapi fenomena 'galbay' yang meningkat, di mana peminjam dengan sengaja tidak membayar pinjamannya. Meskipun demikian, industri ini tetap menunjukkan pertumbuhan kuat dengan peningkatan outstanding pinjaman sebesar 22,16% year-on-year menjadi Rp90,99 triliun per September 2025. Tingkat kredit bermasalah (TWP90) berada pada 2,82%, sedikit lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang sebesar 2,60%.
Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) telah mengambil langkah proaktif dengan membentuk satuan tugas khusus untuk menangani laporan gagal bayar sengaja. Ketua Bidang Edukasi dan Riset AFPI, Marcella Wijayanti, menekankan bahwa meskipun fenomena ini mengkhawatirkan, skalanya masih relatif kecil dibandingkan total pinjaman yang disalurkan. Industri ini memanfaatkan teknologi canggih dan analitik data untuk lebih baik menyaring calon peminjam dan memitigasi risiko.
Para pemangku kepentingan industri berupaya menjaga keseimbangan antara mengelola risiko dan mendorong pertumbuhan bisnis. Marcella mencatat bahwa pendekatan mitigasi risiko yang terlalu agresif dapat menghambat pertumbuhan industri. Fokus tetap pada melayani peminjam yang bertanggung jawab sambil mengelola risiko yang terkait dengan gagal bayar sengaja.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memantau kinerja industri. Data terbaru menunjukkan bahwa meskipun ada tren 'galbay', industri secara keseluruhan tetap sehat dengan risiko kredit yang terkendali. Kemampuan industri untuk beradaptasi dengan tantangan sambil menjaga pertumbuhan kuat akan sangat penting bagi perkembangan masa depannya.
P2P Lending Growth
Galbay Phenomenon Emergence
AFPI Task Force Formation