Key insights and market outlook
Pengusaha sawit Indonesia mewanti-wanti pemerintah terkait potensi konflik akibat rencana pengelolaan kebun sawit ilegal yang disita oleh koperasi desa (Kopdes). Kementerian Koperasi dan PT Agrinas Palma Nusantara sedang menyusun skema dimana Kopdes akan berperan sebagai plasma dengan Agrinas sebagai inti 1
Pemerintah Indonesia menghadapi penolakan dari pengusaha sawit terkait rencana pengelolaan kebun sawit ilegal yang disita oleh koperasi desa (Kopdes). Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan PT Agrinas Palma Nusantara sedang menyusun skema pengelolaan dimana Kopdes akan berperan sebagai plasma untuk Agrinas sebagai inti 1
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mengungkapkan kekhawatiran besar tentang rencana ini, memperingatkan bahwa hal ini dapat memicu sengketa lahan dengan pemilik lahan masyarakat yang sudah ada. Menurut Sadino, Pakar Hukum Gapki, mayoritas lahan sawit yang disita sudah dimiliki oleh masyarakat lokal. Ia menekankan bahwa meskipun BUMN dapat menangani pengambilalihan semacam itu, lahan yang dimiliki masyarakat merupakan tantangan besar karena banyaknya pemangku kepentingan yang terlibat 1
Dampak potensial sangat besar, dengan kepemilikan masyarakat melibatkan lebih dari 800.000 hektar dari 3 juta hektar yang akan diambilalih pemerintah dari lahan sawit ilegal. Sadino menyoroti bahwa sengketa lahan sudah umum terjadi di daerah seperti Riau, Jambi, dan Kalimantan Tengah, dan intervensi pemerintah dapat memperburuk ketegangan ini 1
Selama rapat tertutup dengan Komisi IV DPR RI, perusahaan sawit mengungkapkan kekhawatiran tentang kompleksitas hukum seputar rencana pengambilalihan lahan pemerintah. Banyak operasi sawit yang ada telah memiliki dokumentasi hukum yang lengkap, termasuk izin lingkungan dan hak guna usaha (HGU), yang dapat terganggu oleh rencana pemerintah 1
Pakar hukum menjelaskan bahwa peraturan yang berbeda berlaku tergantung pada apakah lahan diklasifikasikan sebagai kawasan hutan atau bukan, dengan persyaratan izin yang berbeda untuk masing-masing kategori. Perusahaan berpendapat bahwa hak penggunaan lahan historis, beberapa sejak zaman pra-kemerdekaan, perlu dipertimbangkan dengan hati-hati dalam rencana pemerintah 1
Government Land Reclamation Plan
Palm Oil Estate Management Proposal