Key insights and market outlook
Komisi VI DPR RI mendesak Perum Bulog untuk memaksimalkan penyaluran beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tahun 2025. Hal ini menyusul keputusan pemerintah untuk memperpanjang masa distribusi hingga 31 Januari 2026. Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas harga pada awal tahun yang biasanya rawan gejolak. Anggota Komisi IV DPR RI, Eko Wahyudi, menekankan pentingnya penyaluran yang tepat waktu dan tepat sasaran untuk memastikan efektivitas program.
Komisi VI DPR RI telah mengeluarkan direktif kuat kepada Perum Bulog, perusahaan milik negara yang bertanggung jawab atas manajemen pasokan pangan, untuk mempercepat penyaluran beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tahun 2025. Seruan mendesak ini muncul setelah keputusan pemerintah untuk memperpanjang batas waktu distribusi hingga 31 Januari 2026, menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga pangan selama bulan-bulan awal tahun yang biasanya rawan gejolak.
Anggota Komisi IV DPR RI, Eko Wahyudi, menekankan bahwa keberhasilan program SPHP bergantung pada implementasi yang efektif dan terkoordinasi. Ia menekankan bahwa keterlambatan distribusi dapat melemahkan kemampuan program untuk menstabilkan harga beras. Wahyudi menyatakan, "Komisi IV selalu menekankan agar distribusi SPHP tidak tersendat di lapangan. Stok ada, anggaran ada, maka penyaluran harus berjalan optimal."
Keputusan pemerintah untuk memperpanjang periode distribusi SPHP hingga Januari 2026 memberikan waktu lebih luas bagi Bulog untuk mengelola pasokan beras secara efektif. Perpanjangan ini dipandang sebagai langkah strategis untuk mengurangi potensi fluktuasi harga selama awal tahun ketika permintaan biasanya meningkat.
Program SPHP memainkan peran kritis dalam strategi keamanan pangan Indonesia dengan mengatur pasokan beras dan menjaga stabilitas harga. Dengan memaksimalkan distribusi beras melalui program ini, pemerintah bertujuan melindungi konsumen dari volatilitas harga sambil mendukung petani lokal melalui intervensi pasar yang terkendali.
SPHP Distribution Extension
Government Food Price Intervention