Indonesian Parliament Urges Bulog to Boost Rice Distribution to Stabilize Prices
Back
Back
5
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedJan 16
Sources1 verified

DPR RI Desak Bulog Percepat Penyaluran Beras untuk Stabilkan Harga

Tim Editorial AnalisaHub·16 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Komisi VI DPR RI mendesak Perum Bulog untuk memaksimalkan penyaluran beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tahun 2025. Hal ini menyusul keputusan pemerintah untuk memperpanjang masa distribusi hingga 31 Januari 2026. Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas harga pada awal tahun yang biasanya rawan gejolak. Anggota Komisi IV DPR RI, Eko Wahyudi, menekankan pentingnya penyaluran yang tepat waktu dan tepat sasaran untuk memastikan efektivitas program.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

DPR RI Desak Percepatan Penyaluran Beras untuk Kontrol Harga

Seruan Mendesak untuk Implementasi Program SPHP yang Efektif

Komisi VI DPR RI telah mengeluarkan direktif kuat kepada Perum Bulog, perusahaan milik negara yang bertanggung jawab atas manajemen pasokan pangan, untuk mempercepat penyaluran beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tahun 2025. Seruan mendesak ini muncul setelah keputusan pemerintah untuk memperpanjang batas waktu distribusi hingga 31 Januari 2026, menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga pangan selama bulan-bulan awal tahun yang biasanya rawan gejolak.

Kekhawatiran dan Rekomendasi Utama

Anggota Komisi IV DPR RI, Eko Wahyudi, menekankan bahwa keberhasilan program SPHP bergantung pada implementasi yang efektif dan terkoordinasi. Ia menekankan bahwa keterlambatan distribusi dapat melemahkan kemampuan program untuk menstabilkan harga beras. Wahyudi menyatakan, "Komisi IV selalu menekankan agar distribusi SPHP tidak tersendat di lapangan. Stok ada, anggaran ada, maka penyaluran harus berjalan optimal."

Perpanjangan Masa Distribusi oleh Pemerintah

Keputusan pemerintah untuk memperpanjang periode distribusi SPHP hingga Januari 2026 memberikan waktu lebih luas bagi Bulog untuk mengelola pasokan beras secara efektif. Perpanjangan ini dipandang sebagai langkah strategis untuk mengurangi potensi fluktuasi harga selama awal tahun ketika permintaan biasanya meningkat.

Implikasi Pasar

Program SPHP memainkan peran kritis dalam strategi keamanan pangan Indonesia dengan mengatur pasokan beras dan menjaga stabilitas harga. Dengan memaksimalkan distribusi beras melalui program ini, pemerintah bertujuan melindungi konsumen dari volatilitas harga sambil mendukung petani lokal melalui intervensi pasar yang terkendali.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 day ago
Read Time
10 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Food Security PolicyPrice StabilizationAgricultural Distribution

Key Events

1

SPHP Distribution Extension

2

Government Food Price Intervention

Timeline from 1 verified sources