Key insights and market outlook
Pasar properti Indonesia tetap lesu meskipun ada insentif pemerintah dan pemangkasan suku bunga, dengan harga properti residensial hanya tumbuh 0,84% YoY di kuartal III 2025 1
Pasar properti Indonesia terus berjuang meskipun ada berbagai insentif pemerintah dan langkah-langkah pelonggaran moneter. Menurut Survei Harga Properti Bank Indonesia untuk kuartal III 2025, Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) tumbuh hanya sebesar 0,84% year-on-year (YoY), turun dari 0,90% YoY di kuartal sebelumnya 1
Penjualan properti residensial di pasar primer terkontraksi sebesar 1,29% YoY di kuartal III 2025, meskipun ini merupakan perbaikan dari penurunan 3,80% YoY di kuartal sebelumnya 1
Harun Hajadi, Direktur Ciputra Group (CTRA), mencatat bahwa realisasi penjualan untuk tahun tersebut tetap lesu dan belum menunjukkan pertumbuhan signifikan. Hingga September, CTRA telah mencapai sekitar 75% dari target penjualan yang direvisi sebesar Rp 7,5 triliun 1
Bambang Ekajaya, Wakil Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI), mengkonfirmasi bahwa pelemahan dirasakan di kalangan pelaku bisnis properti, terutama menjelang kuartal III 2025. Meskipun awal tahun ini sektor ini mencatat pertumbuhan penjualan dua digit, sektor ini berjuang karena permintaan konsumen gagal pulih secara signifikan 2
Residential Property Price Growth Slowdown
Primary Market Sales Contraction