Indonesian Public Works Ministry Denies Involvement in Helipad Project Near Prabowo's Ancestor's Tomb
Back
Back
2
Impact
3
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 6
Sources1 verified

Kementerian PU Bantah Terlibat Rencana Pembangunan Helipad Dekat Makam Kakek Prabowo

Tim Editorial AnalisaHub·6 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI membantah terlibat dalam rencana pembangunan helipad senilai Rp 1,4 miliar di dekat makam kakek Presiden Prabowo Subianto di Banyumas, Jawa Tengah. Menteri PU, Dody Hanggodo, menyatakan bahwa pertemuan antara pejabat PU dengan pemerintah daerah hanya terkait program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) 2025. Proyek helipad yang berjarak sekitar 1,5 km dari makam tersebut dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Banyumas.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Kementerian PU Klarifikasi Ketidak-terlibatan dalam Proyek Helipad Kontroversial

Pernyataan Resmi Kementerian

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah secara resmi membantah keterlibatan mereka dalam rencana pembangunan helipad dekat makam RM Margono Djojohadikusumo, kakek Presiden Prabowo Subianto. Proyek senilai Rp 1,4 miliar ini menuai perhatian karena kedekatannya dengan situs sejarah.

Detail Proyek

Helipad direncanakan dibangun di Desa Kalisube, Kabupaten Banyumas, sekitar 1,5 kilometer dari makam. Pemerintah Kabupaten Banyumas memimpin proyek ini sebagai bagian dari inisiatif pembangunan daerah. Pembangunan ini mencakup tidak hanya helipad tetapi juga perbaikan jalan Kalisube-Binangun.

Penjelasan Kementerian

Menteri PUPR, Dody Hanggodo, menjelaskan bahwa pertemuan antara pejabat PU dengan Bupati Sadewo Tri Lastiono hanya membahas Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) 2025. Beliau menekankan bahwa tidak ada diskusi atau proposal mengenai pembangunan helipad selama pertemuan tersebut.

Peran Pemerintah Daerah

Pemerintah Kabupaten Banyumas sepenuhnya bertanggung jawab atas proyek helipad ini. Pemda setempat telah mengalokasikan Rp 1,4 miliar untuk pembangunan infrastruktur ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan fasilitas regional.

Konteks dan Implikasi

Klarifikasi ini muncul di tengah kekhawatiran tentang potensi dampak proyek terhadap area sekitar, terutama kedekatannya dengan situs sejarah. Pernyataan Kementerian membantu memperjelas tanggung jawab antara berbagai entitas pemerintah yang terlibat dalam proyek infrastruktur.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
9 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Infrastructure DevelopmentGovernment ProjectsRegional Development

Key Events

1

Helipad Project Planning

2

Infrastructure Budget Allocation

Timeline from 1 verified sources