Key insights and market outlook
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI membantah terlibat dalam rencana pembangunan helipad senilai Rp 1,4 miliar di dekat makam kakek Presiden Prabowo Subianto di Banyumas, Jawa Tengah. Menteri PU, Dody Hanggodo, menyatakan bahwa pertemuan antara pejabat PU dengan pemerintah daerah hanya terkait program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) 2025. Proyek helipad yang berjarak sekitar 1,5 km dari makam tersebut dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Banyumas.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah secara resmi membantah keterlibatan mereka dalam rencana pembangunan helipad dekat makam RM Margono Djojohadikusumo, kakek Presiden Prabowo Subianto. Proyek senilai Rp 1,4 miliar ini menuai perhatian karena kedekatannya dengan situs sejarah.
Helipad direncanakan dibangun di Desa Kalisube, Kabupaten Banyumas, sekitar 1,5 kilometer dari makam. Pemerintah Kabupaten Banyumas memimpin proyek ini sebagai bagian dari inisiatif pembangunan daerah. Pembangunan ini mencakup tidak hanya helipad tetapi juga perbaikan jalan Kalisube-Binangun.
Menteri PUPR, Dody Hanggodo, menjelaskan bahwa pertemuan antara pejabat PU dengan Bupati Sadewo Tri Lastiono hanya membahas Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) 2025. Beliau menekankan bahwa tidak ada diskusi atau proposal mengenai pembangunan helipad selama pertemuan tersebut.
Pemerintah Kabupaten Banyumas sepenuhnya bertanggung jawab atas proyek helipad ini. Pemda setempat telah mengalokasikan Rp 1,4 miliar untuk pembangunan infrastruktur ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan fasilitas regional.
Klarifikasi ini muncul di tengah kekhawatiran tentang potensi dampak proyek terhadap area sekitar, terutama kedekatannya dengan situs sejarah. Pernyataan Kementerian membantu memperjelas tanggung jawab antara berbagai entitas pemerintah yang terlibat dalam proyek infrastruktur.
Helipad Project Planning
Infrastructure Budget Allocation