Indonesian Pulp and Paper Sector Outlook Remains Moderate Through 2026
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 16
Sources1 verified

Prospek Saham Emiten Pulp dan Kertas Indonesia Masih Moderat hingga 2026

Tim Editorial AnalisaHub·16 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Sektor pulp dan kertas Indonesia diprediksi akan tetap memiliki prospek moderat hingga 2026, didorong oleh siklus harga pulp global dan pemulihan permintaan ekspor. Analis menekankan bahwa volatilitas harga tetap menjadi tantangan utama, terutama bagi perusahaan dengan struktur biaya kurang efisien. Pemulihan bertahap di pasar ekspor, khususnya Tiongkok dan negara-negara Asia lainnya, mendukung sektor ini, dengan produk kemasan dan tisu menunjukkan ketahanan lebih besar dibandingkan kertas cetak dan tulis.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Sektor Pulp dan Kertas Indonesia Tetap Moderat hingga 2026

Siklus Harga Global dan Permintaan Ekspor Menggerakkan Kinerja Sektor

Industri pulp dan kertas Indonesia diprediksi akan tetap menunjukkan kinerja moderat hingga 2026, dengan prospek yang sangat dipengaruhi oleh siklus harga pulp global dan pemulihan permintaan ekspor. Menurut Ekky Topan, Analis Investasi di Infovesta Kapital Advisori, kinerja sektor ini masih sangat terkait dengan harga pulp global yang belum sepenuhnya stabil. Volatilitas ini menjadi tantangan signifikan bagi perusahaan dalam menjaga margin keuntungan, terutama bagi mereka yang tidak memiliki struktur biaya efisien atau integrasi vertikal dari hulu ke hilir.

Pemulihan Pasar Ekspor Memberikan Dukungan

Pemulihan bertahap di pasar ekspor, khususnya di Tiongkok dan negara-negara Asia lainnya, tetap menjadi faktor pendukung utama bagi sektor pulp dan kertas Indonesia. Permintaan terhadap produk kemasan dan tisu menunjukkan ketahanan lebih besar dibandingkan kertas cetak dan tulis, membantu menjaga kinerja sektor secara keseluruhan. Ekky menekankan bahwa perusahaan dengan struktur biaya efisien dan operasi terintegrasi berada pada posisi lebih baik untuk menghadapi kondisi pasar saat ini.

Tantangan dan Peluang Utama

  1. Volatilitas Harga Pulp Global: Fluktuasi harga pulp global yang terus berlanjut tetap menjadi faktor risiko signifikan bagi perusahaan pulp dan kertas Indonesia.
  2. Pemulihan Permintaan Ekspor: Perbaikan bertahap di pasar ekspor, khususnya di Asia, memberikan prospek positif bagi pemulihan permintaan.
  3. Ketahanan Produk: Produk kemasan dan tisu menunjukkan permintaan yang lebih kuat dibandingkan kertas cetak dan tulis.
  4. Efisiensi Operasional: Perusahaan dengan struktur biaya efisien dan operasi terintegrasi lebih siap menghadapi volatilitas pasar.

Prospek moderat untuk sektor pulp dan kertas Indonesia hingga 2026 mencerminkan baik tantangan maupun peluang seiring industri ini menghadapi dinamika pasar global dan kondisi ekonomi domestik.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Pulp and Paper Industry OutlookExport Demand RecoveryGlobal Commodity Prices

Key Events

1

Moderate Sector Outlook Through 2026

2

Global Pulp Price Volatility

3

Export Demand Recovery

Timeline from 1 verified sources