Back
7
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedNov 6
Sources1 verified

Bank-Bank Regional di Indonesia Menunjukkan Performa yang Bervariasi dalam Laba Q3 2025

Tim Editorial AnalisaHub·6 November 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia melaporkan hasil keuangan yang beragam untuk Q3/2025. Bank Jateng mencatat kenaikan laba bersih sebesar 3,25% YoY menjadi Rp1,06 triliun, sementara laba bersih BJBR mencapai Rp1,14 triliun. Perbedaan kinerja ini disebabkan oleh faktor-faktor seperti efisiensi operasional dan peningkatan kualitas kredit. Analis tetap optimis terhadap prospek BPD, dengan mengutip fokus mereka pada pegawai negeri sipil dan potensi pertumbuhan ekonomi regional.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Sorotan Kinerja Bank Daerah Indonesia Q3 2025

Hasil Keuangan yang Bervariasi di Seluruh Bank Daerah

Bank pembangunan daerah (BPD) di Indonesia telah merilis laporan keuangan Q3/2025 mereka, menunjukkan kinerja yang bervariasi di berbagai wilayah. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) melaporkan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp1,06 triliun pada Q3/2025, mewakili peningkatan tahun-ke-tahun (YoY) sebesar 3,25% dari Rp1,02 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Pendapatan bunga bank mencapai Rp5,71 triliun, naik 6,99% YoY dari Rp5,34 triliun, sementara beban bunga meningkat 16,17% YoY menjadi Rp2,12 triliun dari Rp1,83 triliun. Akibatnya, pendapatan bunga bersih Bank Jateng adalah Rp3,58 triliun, peningkatan YoY sebesar 2,19% dari Rp3,51 triliun.

Sorotan Utama dari Bank Daerah Besar

  • PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (BJBR) mencatat laba bersih tahun berjalan sebesar Rp1,14 triliun per September 2025.
  • Pendapatan bunga BJBR adalah Rp12,78 triliun pada Q3/2025, naik dari Rp11,62 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
  • Beban bunga bank adalah Rp7,27 triliun, sehingga menghasilkan pendapatan bunga bersih sebesar Rp5,5 triliun, naik dari Rp4,8 triliun pada Q3/2024.
  • Bank Sumselbabel melaporkan aset sebesar Rp39,8 triliun, dengan penyaluran kredit dan pembiayaan mencapai Rp25,7 triliun dan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh menjadi Rp32 triliun.
  • Bank tersebut mencatat laba bersih sebesar Rp521 miliar dari kegiatan tersebut.

Analisis dan Prospek

Trioksa Siahaan, Kepala Riset di Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), mencatat bahwa beberapa bank daerah, seperti BPD Bali dan Bank Jateng, mencatat pertumbuhan kinerja, sementara yang lain melaporkan penurunan laba. Faktor utama di balik peningkatan kinerja termasuk efisiensi operasional dan pengurangan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) karena kualitas kredit yang membaik. BPD terutama menargetkan pegawai negeri sipil (ASN), menunjukkan fundamental bisnis yang kuat. Analis percaya bahwa selama BPD mempertahankan efisiensi operasional dan berperan dalam pembangunan daerah, prospek mereka tetap positif, yang juga dapat meningkatkan ekonomi daerah.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
2 months ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified
Related Stocks
BJBRIHSG

Topics Covered

Regional Banking PerformanceOperational Efficiency in BankingCredit Quality ImprovementIndonesian Financial Sector GrowthDevelopment Banking

Key Events

1

Q3 2025 Earnings Release by Regional Banks

2

Varied Performance Among Regional Development Banks

3

Improvement in Operational Efficiency and Credit Quality

Timeline from 1 verified sources