Key insights and market outlook
Sektor ritel Indonesia mengalami pertumbuhan signifikan selama program EPIC Sale 2025 dan BINA Indonesia 2025, dengan target transaksi melampaui tahun sebelumnya. EPIC Sale yang berlangsung dari 1 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 menargetkan transaksi Rp 56 triliun, sementara BINA Indonesia 2025 menargetkan Rp 30 triliun dari 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 1
Sektor ritel Indonesia menyaksikan peningkatan signifikan dalam aktivitas konsumen selama EPIC Sale 2025 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo). Acara ini, yang berlangsung dari 1 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, melibatkan lebih dari 200 perusahaan, 153 pasar di bawah Pasar Jaya, dan lebih dari 11 juta pedagang 1
EPIC Sale 2025 telah menetapkan target ambisius untuk mencapai transaksi Rp 56 triliun, jauh lebih tinggi dari Rp 14,9 triliun yang dicatat pada tahun 2024. Ini mewakili peningkatan 275% dalam target transaksi, menunjukkan kepercayaan dan potensi belanja konsumen yang kuat 1
Serentak dengan itu, Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) melaporkan peningkatan penjualan sebesar 5-30% selama program BINA Indonesia 2025. Inisiatif ini, yang berlangsung dari 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, bertujuan untuk mengintegrasikan sektor ritel dan pariwisata, dengan target transaksi Rp 30 triliun 2
Keberhasilan program-program ini menunjukkan bahwa event promosi berskala besar tetap relevan dan dinantikan oleh konsumen, terutama selama periode konsumsi yang selektif. Upaya bersama Aprindo dan Hippindo tidak hanya meningkatkan penjualan ritel tetapi juga mendukung perekonomian nasional melalui peningkatan pengeluaran konsumen dan aktivitas pariwisata 1
EPIC Sale 2025 Transaction Target
BINA Indonesia 2025 Sales Increase