Key insights and market outlook
Rupiah Indonesia terus melemah selama tujuh hari berturut-turut, ditutup di level Rp16.787 per USD pada 23 Desember 2025, mewakili penurunan 0,85% selama seminggu terakhir 1
Rupiah Indonesia mempertahankan tren penurunan selama tujuh hari perdagangan berturut-turut, ditutup di level Rp16.787 per USD pada 23 Desember 2025 1
Penurunan rupiah terutama disebabkan oleh pengawasan investor yang terus-menerus terhadap kebijakan fiskal dan indikator makroekonomi 2
Performa rupiah menonjol secara negatif di antara mata uang regional, dengan sebagian besar mata uang Asia menunjukkan pergerakan campuran. Khususnya, yen Jepang menguat sebesar 0,67% selama periode yang sama, kontras dengan kelemahan rupiah 3
Level rupiah saat ini mewakili posisi terlemahnya dalam delapan bulan, dengan pelaku pasar mengantisipasi volatilitas lebih lanjut saat akhir tahun mendekat. Faktor-faktor seperti keputusan kebijakan fiskal dan tren ekonomi global diperkirakan akan terus mempengaruhi arah mata uang ini.
Rupiah Depreciation Continues
Fiscal Policy Scrutiny
Currency Volatility Expected