Key insights and market outlook
Rupiah menguat 0,17% terhadap dolar AS pada perdagangan hari Kamis, mencapai Rp16.635 per USD. Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) juga menguat 0,17% ke Rp16.644 per USD. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang Asia, dengan won Korea memimpin penguatan sebesar 0,45%.
Rupiah Indonesia terapresiasi sebesar 0,17% terhadap dolar AS pada perdagangan hari Kamis, ditutup di level Rp16.635 per USD menurut data Bloomberg. Pergerakan ini konsisten dengan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) yang juga menguat 0,17% ke posisi Rp16.644 per USD, naik dari Rp16.673 per USD pada hari Rabu.
Penguatan rupiah merupakan bagian dari tren mata uang regional Asia yang mayoritas menunjukkan kenaikan terhadap USD. Won Korea memimpin penguatan dengan apresiasi 0,45%, diikuti peso Filipina 0,14%, ringgit Malaysia 0,11%, dan yen Jepang 0,10%. Baht Thailand dan dolar Taiwan sama-sama naik 0,03%, sementara dolar Hong Kong mencatat kenaikan marginal sebesar 0,009%.
Performa rupiah mencerminkan sentimen pasar yang lebih luas di kalangan mata uang Asia. Penguatan mata uang regional menunjukkan outlook positif bagi pasar emerging Asia, yang berpotensi didorong oleh faktor ekonomi regional dan sentimen investor.
Rupiah Strengthening
Asian Currencies Appreciation