Key insights and market outlook
Rupiah Indonesia dibuka menguat terhadap dolar AS hari ini, apresiasi 0,04% menjadi Rp16.632 per USD. Bank-bank besar termasuk BCA, BRI, Mandiri, dan BNI menetapkan kurs dolar AS yang berbeda-beda. CME FedWatch Tool menunjukkan probabilitas 87,4% penurunan suku bunga 25 basis poin oleh The Fed pada Desember 2025, memengaruhi sentimen pasar.
Rupiah Indonesia dibuka menguat terhadap dolar AS hari ini, apresiasi 0,04% menjadi Rp16.632 per USD. Pergerakan ini terjadi sementara indeks dolar AS naik 0,13% ke 99,22. Berbagai mata uang Asia menunjukkan kinerja campuran, dengan beberapa melemah sementara lainnya menguat terhadap USD.
Bank-bank besar di Indonesia telah menetapkan kurs dolar AS sebagai berikut:
Bank Central Asia (BCA):
Bank Rakyat Indonesia (BRI):
Bank Mandiri:
Bank Negara Indonesia (BNI):
Analis memprediksi bahwa rupiah akan bergerak fluktuatif namun diperkirakan akan ditutup melemah di kisaran Rp16.620-Rp16.640 per USD. Pergerakan mata uang ini dipengaruhi oleh faktor domestik dan internasional, termasuk:
Faktor-faktor ini berkontribusi pada dinamika kompleks yang mempengaruhi rupiah dan mata uang Asia lainnya di lingkungan pasar saat ini.
Currency Fluctuation
Fed Rate Cut Expectations
Geopolitical Tensions