Key insights and market outlook
Rupiah Indonesia dibuka menguat terhadap dolar AS sebesar 0,09% menjadi Rp16.675 pada 10 November 2025. Bank-bank besar termasuk BCA, BRI, Mandiri, dan BNI memperbarui kurs mereka. Indeks dolar AS naik 0,04% menjadi 99,64 pada periode yang sama. Pakar valuta asing Ibrahim Assuaib memprediksi rupiah mungkin melemah ke Rp16.690-Rp16.740 pada akhir hari karena ketidakpastian ekonomi global dan perlambatan ekonomi domestik.
Rupiah Indonesia dibuka menguat terhadap dolar AS pada 10 November 2025 sebesar 0,09% menjadi Rp16.675 menurut data Bloomberg pukul 09.00 WIB. Pergerakan ini terjadi sementara indeks dolar AS naik 0,04% menjadi 99,64.
Mata uang Asia lainnya menunjukkan pergerakan beragam terhadap dolar AS. Yen Jepang melemah 0,26%, sementara dolar Hong Kong menguat 0,02%. Dolar Singapura dan dolar Taiwan masing-masing melemah 0,12% dan 0,09%. Sebaliknya, won Korea Selatan menguat 0,53%. Peso Filipina melemah 0,53%, sementara yuan China menguat 0,03%. Ringgit Malaysia naik 0,12%, dan baht Thailand melemah 0,03%.
Pakar valuta asing Ibrahim Assuaib mengungkapkan kekhawatiran tentang potensi pelemahan rupiah ke kisaran Rp16.690-Rp16.740 pada akhir hari. Ia menyebutkan beberapa faktor termasuk penutupan pemerintahan AS yang berkepanjangan, yang telah menciptakan ketidakpastian pasar dan memaksa pedagang mengandalkan survei sektor swasta sebagai indikator ekonomi. Survei ini menunjukkan tanda-tanda pelemahan di pasar tenaga kerja AS, yang berpotensi mempercepat ekspektasi pemotongan suku bunga The Fed.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat menjadi 5,04% di Q3 2025, sehingga mempersulit upaya pemerintah untuk mencapai target pertumbuhan tahunan sebesar 5,2%. Pemerintah tetap optimis mencapai pertumbuhan 5,5% di Q4 2025, yang jika tercapai, masih akan menghasilkan pertumbuhan tahunan hanya 5,13%. Ibrahim Assuaib mengungkapkan keraguan tentang pencapaian pertumbuhan setinggi itu di Q4, dengan mengacu pada tren historis.
Bank-bank besar Indonesia memperbarui kurs mereka sebagai berikut:
Bank Central Asia (BCA):
Bank Rakyat Indonesia (BRI):
Bank Mandiri:
Bank Negara Indonesia (BNI):
Kurs yang bervariasi di berbagai jenis transaksi mencerminkan sifat dinamis perdagangan valuta asing di sektor perbankan Indonesia.
Rupiah Strengthening
Exchange Rate Updates
Economic Growth Slowdown