Key insights and market outlook
Rupiah Indonesia dibuka menguat 0,06% terhadap dolar AS pada Jumat, 14 November 2025, mencapai Rp16.718 per USD. Bank-bank besar termasuk BCA, BRI, Mandiri, dan BNI menetapkan kurs dolar yang bervariasi. Penguatan rupiah terjadi saat investor global menanti data ekonomi AS yang tertunda dan diperkirakan menunjukkan perlambatan ekonomi.
Rupiah Indonesia dibuka menguat 0,06% terhadap dolar AS pada Jumat, 14 November 2025, mencapai Rp16.718 per USD menurut data Bloomberg pada pukul 09:00 WIB. Pergerakan ini terjadi saat investor global menanti rilis data ekonomi AS yang tertunda dan diperkirakan menunjukkan perlambatan aktivitas ekonomi. Indeks dolar AS naik 0,03% menjadi 99,18 pada periode yang sama.
Berbagai mata uang Asia menunjukkan kinerja yang beragam terhadap dolar AS. Yen Jepang melemah 0,01%, sementara dolar Hong Kong tetap stagnan. Dolar Singapura turun 0,01%, dan dolar Taiwan melemah 0,26%. Sebaliknya, won Korea Selatan menguat 0,42%, peso Filipina naik 0,20%, dan baht Thailand menguat 0,06%. Yuan China tetap tidak berubah.
Bank-bank besar di Indonesia menetapkan kurs dolar AS berikut pada 14 November 2025:
Bank Central Asia (BCA):
Bank Rakyat Indonesia (BRI):
Bank Mandiri:
Bank Negara Indonesia (BNI):
Investor global bersikap hati-hati sambil menunggu rilis data ekonomi AS yang tertunda dan diperkirakan menunjukkan perlambatan. Menurut Ray Attrill, Head of FX Research di National Australia Bank, ada perasaan 'jual Amerika' yang kembali ke pasar, mengingatkan pada volatilitas yang terlihat di bulan April. Joseph Capurso dari Commonwealth Bank of Australia mencatat bahwa meskipun data yang lemah biasanya memicu ekspektasi pelonggaran Fed, rilis yang tidak merata ini bisa menjelaskan mengapa kontrak Fed funds futures bergerak ke arah sebaliknya.
Pergerakan pasar saat ini dipengaruhi oleh ekspektasi kinerja ekonomi AS dan potensi keputusan kebijakan Federal Reserve. Probabilitas pemangkasan suku bunga 25 basis poin di bulan Desember saat ini diperkirakan di bawah 50% menurut ekspektasi pasar.
Rupiah Strengthening Against USD
US Economic Data Release Expectations