Key insights and market outlook
Rupiah Indonesia dibuka menguat 0,10% terhadap dolar AS di level Rp16.658 per USD pada Senin, 1 Desember 2025. Bank-bank besar Indonesia termasuk BCA, BRI, Mandiri, dan BNI menetapkan kurs dolar AS yang berbeda-beda. Pasar memprediksi rupiah akan bergerak fluktuatif di kisaran Rp16.670-Rp16.710 per USD. Penguatan rupiah didukung oleh ekspektasi potongan suku bunga 25 basis poin oleh The Fed pada Desember 2025 dengan probabilitas 85% menurut CME FedWatch Tool.
Rupiah Indonesia dibuka menguat terhadap dolar AS pada Senin, 1 Desember 2025, dengan apresiasi 0,10% menjadi Rp16.658 per USD. Pergerakan ini terjadi seiring beberapa mata uang Asia lainnya menunjukkan kinerja beragam, dengan yen Jepang menguat 0,40%, dolar Singapura menguat 0,10%, dan peso Filipina naik 0,03%. Sebaliknya, dolar Hong Kong melemah 0,03%, dolar Taiwan turun 0,09%, dan rupee India melemah 0,10%.
Bank-bank besar Indonesia menetapkan kurs dolar AS sebagai berikut:
Bank Central Asia (BCA - BBCA):
Bank Rakyat Indonesia (BRI - BBRI):
Bank Mandiri (BMRI - BMRI):
Bank Negara Indonesia (BNI - BBNI):
Ibrahim Assuaibi dari PT Traze Andalan Futures memprediksi bahwa rupiah akan bergerak fluktuatif di kisaran Rp16.670-Rp16.710 per USD selama perdagangan hari ini. Ekspektasi pasar dipengaruhi oleh potensi pemotongan suku bunga The Fed pada Desember 2025, dengan probabilitas 85% untuk penurunan 25 basis poin menurut CME FedWatch Tool. Ekspektasi ini telah berkontribusi pada penguatan rupiah terhadap dolar AS.
Rupiah Strengthening
Bank Exchange Rate Updates
Fed Rate Cut Expectations