Key insights and market outlook
Saham bank-bank kecil Indonesia, khususnya yang tergolong dalam Kelompok Bank Bermodal Inti (KBMI) I, mengalami kenaikan signifikan pada awal 2026. Lonjakan ini disebabkan oleh rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengubah regulasi bagi bank-bank KBMI I, yang berpotensi mendorong konsolidasi dan injeksi modal. Saham seperti PT Bank Victoria International Tbk. (BVIC) melonjak 37,39% dan PT Bank Sinarmas Tbk. (BSIM) naik 63,95% year-to-date.
Saham bank-bank kecil Indonesia telah mengungguli bank-bank besar pada awal 2026, didorong oleh potensi perubahan regulasi yang diumumkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). OJK berencana untuk mengubah peraturan untuk bank-bank yang tergolong dalam Kelompok Bank Bermodal Inti (KBMI) I, yang dapat menyebabkan konsolidasi industri dan peningkatan persyaratan modal.
Perbedaan antara kinerja saham bank kecil dan besar sangat mencolok. Sementara bank-bank besar seperti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) mengalami penurunan saham 5,69% year-to-date, bank-bank kecil mengalami kenaikan signifikan. Beberapa saham yang menonjol meliputi:
Analis mengaitkan kinerja positif ini dengan spekulasi pasar tentang potensi merger dan injeksi modal setelah perubahan regulasi. Oktavianus Audi dari Kiwoom Sekuritas Indonesia mencatat bahwa investor domestik adalah penggerak utama pertumbuhan ini, karena aliran dana asing masih terbatas, hanya sekitar 2% dari total transaksi dalam enam bulan terakhir.
Sementara bank kecil saat ini menjadi sorotan, analis melihat potensi bagi bank besar juga. Kiwoom Sekuritas merekomendasikan pembelian BMRI dengan target harga Rp5.500, BBCA di Rp9.000, dan BBRI di Rp4.250. Mereka memperkirakan pertumbuhan kredit akan meningkat, terutama jika mencapai dua digit, yang dapat meningkatkan kinerja bank-bank besar. Namun, risiko tetap ada, termasuk perlambatan pertumbuhan kredit, pemangkasan suku bunga yang terbatas, dan potensi masalah kualitas aset.
Muhammad Wafi dari KISI Sekuritas percaya bahwa kinerja beragam di antara saham bank besar disebabkan oleh faktor rotasi dan valuasi daripada perubahan fundamental. Ia tetap positif pada sektor ini untuk 2026, menyarankan bahwa BMRI, BBRI, dan BBCA tetap relevan untuk strategi investasi yang berbeda.
OJK Regulatory Changes for KBMI I Banks
Small Banks' Stock Surge
Big Banks' Performance Outlook