Key insights and market outlook
Bursa Efek Indonesia (BEI) sedang memantau empat saham - NELY, NICL, FORU, dan GPRM - karena aktivitas pasar tidak biasa (UMA) yang diamati pada 6 Januari 2025 1
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan bahwa mereka sedang memantau dengan ketat aktivitas perdagangan empat perusahaan tercatat: PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk (NELY), PT PAM Mineral Tbk (NICL), PT Fortune Indonesia Tbk (FORU), dan PT Graha Prima Mentari Tbk (GPRM) karena adanya aktivitas pasar tidak biasa (UMA) yang diamati pada 6 Januari 2025 1
Keputusan untuk memantau saham-saham ini dipicu oleh pergerakan harga yang signifikan dan dianggap di luar pola perdagangan normal. Secara khusus, harga saham NELY meningkat sebesar 20,87% dalam sepekan dan 33,87% dalam sebulan. Lebih mencolok lagi, harga saham NICL melonjak sebesar 60,53% dalam sepekan dan 69,44% dalam sebulan 1
BEI dengan cepat mengklarifikasi bahwa penerbitan notifikasi UMA tidak secara langsung menyiratkan adanya pelanggaran peraturan pasar modal 1
Meskipun label UMA tidak selalu menunjukkan adanya kesalahan, label ini memberi sinyal kepada investor bahwa saham-saham ini menunjukkan perilaku tidak biasa yang memerlukan pemeriksaan lebih dekat. Investor harus mempertimbangkan berbagai faktor termasuk fundamental perusahaan, berita pasar, dan kondisi ekonomi yang lebih luas ketika mengevaluasi saham-saham ini.
Unusual Market Activity Notification
Stock Price Surge Monitoring