Key insights and market outlook
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menghadapi tantangan untuk mencapai level 9.000 dengan hanya empat hari perdagangan tersisa di tahun ini. Pelaku pasar kini fokus menjaga level support 8.560 karena tekanan teknikal dan likuiditas yang menipis membuat reli signifikan tidak mungkin terjadi. Analis Hendra Wardana mencatat bahwa reli 4% diperlukan untuk mencapai 9.000, yang sulit mengingat kondisi saat ini. Indeks saat ini berada di lower channel dan ditutup di 8.584 pada 23 Desember.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menghadapi resistensi signifikan di level 9.000 dengan hanya empat hari perdagangan tersisa di tahun ini. Analis pasar kini lebih fokus menjaga level support krusial daripada mengejar reli agresif. Kombinasi tekanan teknikal dan likuiditas yang menurun membuat indeks semakin sulit mencapai terobosan signifikan.
Hendra Wardana, Founder Republik Investor, mencatat bahwa secara matematis, IHSG membutuhkan reli lebih dari 4% dalam waktu singkat untuk mencapai 9.000. Ia menekankan bahwa skenario ini sangat tidak mungkin mengingat kondisi pasar saat ini. Pada perdagangan 23 Desember, IHSG ditutup melemah di 8.584, beroperasi di dalam lower channel teknikal.
Pasar kini memantau ketat level support 8.560. Jika level ini gagal dipertahankan, ada risiko IHSG melanjutkan koreksi menuju moving average 50 hari di 8.435. Level ini akan menjadi penentu apakah koreksi tetap sehat atau semakin dalam. Kemampuan pasar menjaga level support ini akan krusial dalam membentuk sentimen investor di hari-hari perdagangan terakhir tahun ini.
IHSG Technical Analysis
Year-End Market Performance