Key insights and market outlook
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,29% menjadi 8.366,51 pada 11 November 2025, melanjutkan penurunan hari kedua beruntun. Investor asing mencatatkan jual bersih Rp 649,29 miliar di seluruh pasar, dengan penjualan signifikan pada PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), dan PT Astra International Tbk (ASII). Sebaliknya, mereka menunjukkan aktivitas beli bersih pada PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 0,29%, ditutup pada level 8.366,51 pada 11 November 2025. Ini menandai hari perdagangan kedua beruntun dengan kerugian di pasar saham Indonesia. Penurunan ini disertai dengan aktivitas investor asing yang signifikan, dengan tercatat jual bersih Rp 649,29 miliar di seluruh pasar.
Investor asing menunjukkan aktivitas jual yang signifikan pada beberapa perusahaan besar Indonesia. Transaksi jual bersih terbesar tercatat pada: PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebesar Rp 493,4 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) sebesar Rp 122,5 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) sebesar Rp 98,2 miliar. Sebaliknya, investor asing menunjukkan minat beli pada: PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 389,3 miliar, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) sebesar Rp 152,5 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 140 miliar.
Indeks LQ45, yang terdiri dari 45 saham paling likuid di Indonesia, menunjukkan kinerja yang bervariasi di antara konstituennya. Pemenang terbesar termasuk: PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan kenaikan 32%, PT Indosat Tbk (ISAT) naik 7,25%, dan PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) menguat 3,62%. Di sisi lain, pecundang terbesar adalah: PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) turun -4,93%, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) turun -3,17%, dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) turun -3,04%.
IHSG Decline
Foreign Investor Net Sell
LQ45 Stock Movements