Key insights and market outlook
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sebanyak 22 kali di tahun 2025, dengan 21 di antaranya terjadi di bawah kepemimpinan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Performa indeks ini didorong oleh penembusan level 8.000, melanjutkan tren kenaikan yang telah membawanya hingga 8.600 baru-baru ini. Direktur Utama BEI, Iman Rachman, mengaitkan banyaknya rekor ATH dengan era Purbaya, berbeda dengan hanya satu ATH di era Sri Mulyani.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sebanyak 22 kali di tahun 2025, menandai pencapaian penting dalam pasar keuangan Indonesia. Menurut Iman Rachman, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), 21 dari rekor tertinggi ini terjadi selama kepemimpinan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, sementara hanya satu kali di era Sri Mulyani Indrawati.
Performa IHSG sangat menonjol karena telah berhasil menembus level 8.000, melanjutkan tren kenaikan stabil yang baru-baru ini telah membawanya hingga 8.600. Pertumbuhan konsisten ini telah berkontribusi pada banyaknya rekor tertinggi sepanjang masa yang tercatat sepanjang tahun. Iman Rachman mencatat bahwa penembusan level 8.000 merupakan faktor signifikan dalam pencapaian ATH berikutnya di era Purbaya.
Distribusi ATH antara periode kepemimpinan keuangan yang berbeda sangat mencolok. Sementara era Purbaya mencatat 21 ATH, periode Sri Mulyani hanya mencatat satu ATH. Perbedaan ini disoroti oleh pelaku pasar sebagai indikator performa pasar di bawah rezim kebijakan keuangan yang berbeda. Seperti yang dijelaskan Iman Rachman, "Sri Mulyani 1 kalinya, Pak Purbaya 21 kali karena tembus 8.000 zaman beliau, pak. Jadi, kalau kita bicara 8.000 and then setiap dua bulan ini naik terus, pak, sampai kemarin 8.600," saat rapat dengan DPR.
Pencapaian rekor tertinggi berulang kali oleh IHSG di 2025 mencerminkan kepercayaan investor yang kuat dan sentimen pasar yang positif. Momentum kenaikan yang terus berlanjut mengindikasikan prospek ekonomi yang kuat, yang berpotensi dipengaruhi oleh kondisi keuangan yang mendukung dan kebijakan moneter yang efektif. Pelaku pasar akan terus memantau apakah tren ini berlanjut dan faktor apa yang mungkin mendorong pertumbuhan lebih lanjut atau potensi koreksi.
Record High Stock Index
Market Milestone Achievement