Key insights and market outlook
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan kembali terkoreksi pada Jumat (14/11/2025) setelah penurunan 0,20% ke level 8.371,99 pada Kamis. Analis pasar William Hartanto menyebut penurunan tersebut sebagai koreksi sehat yang menguji level support 8.361. Volume perdagangan mencapai 58,75 miliar lembar dengan nilai transaksi Rp 23,64 triliun. Dari saham yang terdaftar, 345 saham menguat, 314 melemah, dan 154 stagnan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 0,20% dan ditutup di level 8.371,99 pada Kamis, 13 November 2025. Pergerakan ini disertai dengan aktivitas perdagangan yang signifikan, dengan total volume 58,75 miliar lembar dan nilai transaksi Rp 23,64 triliun. Pasar menunjukkan kinerja campuran dengan 345 saham menguat, 314 melemah, dan 154 stagnan.
Analis pasar William Hartanto, Pendiri WH-Project, mengkarakterisasikan penurunan IHSG sebagai koreksi sehat yang saat ini menguji level support penting di 8.361. Penilaian Hartanto menunjukkan bahwa koreksi ini merupakan bagian dari dinamika pasar normal rather than tanda kelemahan fundamental.
Sesi perdagangan Kamis menunjukkan aktivitas yang substansial dengan total volume 58,75 miliar lembar dan nilai transaksi Rp 23,64 triliun. Tingkat aktivitas ini menunjukkan partisipasi investor yang terus berlanjut meskipun terjadi penurunan pasar secara keseluruhan. Distribusi pergerakan saham menunjukkan gambaran yang relatif seimbang dengan 345 saham positif, 314 negatif, dan 154 tidak berubah.
Menghadapi sesi perdagangan Jumat, IHSG diproyeksikan akan melanjutkan pergerakan korektif. Investor akan memantau level support kunci, khususnya level 8.361 yang disebutkan Hartanto, untuk mengukur arah pergerakan pasar selanjutnya. Sentimen pasar secara keseluruhan tetap谨慎 karena partisipan pasar menilai faktor-faktor ekonomi domestik dan internasional.
IHSG Correction
Market Support Level Testing