Indonesian Stock Index Slightly Down as Foreign Investors Sell Rp 73 Billion
Back
Back
5
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 6
Sources2 verified

IHSG Turun Tipis, Asing Catat Net Sell Rp 73 Miliar

Tim Editorial AnalisaHub·6 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir turun tipis 0,02% ke 8.370,44 pada hari Jumat 1

. Investor asing mencatatkan net sell Rp 73,42 miliar di seluruh pasar, dengan penjualan signifikan di BUMI (Rp 237,7 miliar), BRMS (Rp 68,3 miliar), dan DEWA (Rp 57,1 miliar). Sebaliknya, mereka mencatat net buy di BMRI (Rp 162,2 miliar) dan BBCA (Rp 149,9 miliar).

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Pasar Saham Indonesia Mengalami Koreksi Minor di Tengah Aktivitas Asing yang Campur

Tinjauan Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan minor sebesar 0,02%, ditutup di 8.370,44 pada hari Jumat 1

. Pergerakan ini terjadi meskipun aktivitas investor asing di pasar menunjukkan hasil yang beragam. Investor asing mencatatkan posisi net sell Rp 73,42 miliar di seluruh aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia.

Aktivitas Investor Asing

Angka net sell tersebut terdiri dari Rp 56,74 miliar di pasar reguler dan Rp 16,68 miliar di pasar negosiasi. Penjualan besar diamati pada beberapa saham energi dan pertambangan, khususnya:

  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI): Rp 237,7 miliar
  • PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS): Rp 68,3 miliar
  • PT Darma Henwa Tbk (DEWA): Rp 57,1 miliar

Sebaliknya, investor asing menunjukkan minat beli pada saham blue-chip tertentu:

  • PT Bank Mandiri Tbk (BMRI): Rp 162,2 miliar
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 149,9 miliar
  • PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET): Rp 131,4 miliar

Performa dan Perkembangan Sektor

Pasar mengalami beragam performa sektoral dengan beberapa sektor mengalami tekanan sementara yang lain menunjukkan ketahanan. Pada hari penurunan, sektor industri mengalami penurunan 1,50%, sementara sektor energi memimpin kenaikan dengan peningkatan 1,60% 2

.

Update Korporasi

Beberapa perkembangan korporasi signifikan tercatat selama periode ini:

  1. XLSmart Telecom Sejahtera (EXCL) melaporkan kerugian bersih Rp 2,59 triliun pada 9M25, berbalik dari laba pada periode yang sama tahun lalu. Kerugian tersebut disebabkan oleh peningkatan beban pasca-merger dengan Smartfren Telecom 2.
  2. Mutuagung Lestari (MUTU) mengumumkan rencana private placement hingga 314 juta saham, mewakili 10% dari saham beredar. Modal yang diperoleh akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas layanan dan memperluas segmen bisnis 2.

Prospek Pasar

Aktivitas investor asing yang beragam dan beragamnya performa sektoral menunjukkan lingkungan pasar yang berhati-hati. Investor disarankan untuk memantau pendapatan korporasi dan indikator makroekonomi untuk arah pasar selanjutnya.

Sumber

  1. [Kontan](
  2. [Detik Finance](
Original Sources

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
13 min
Sources
2 verified

Topics Covered

SahamPasar ModalInvestasi Asing

Key Events

1

Net Sell by Foreign Investors

2

Private Placement by MUTU

3

EXCL Reports Significant Loss

Timeline from 2 verified sources