Pasar Saham Indonesia Tunjukkan Ketahanan di Tengah Ketidakpastian Global
Momentum Pasar yang Positif
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan kinerja kuat pada sesi pertama perdagangan 9 Januari 2026, menguat 0,39% ke 8.960,23 5. Pergerakan positif ini didukung oleh kenaikan 358 saham, penurunan 301 saham, dan 153 saham stagnan. Trajektori naik pasar didukung oleh kenaikan delapan dari sebelas indeks sektoral, dengan sektor barang konsumen siklikal menunjukkan kenaikan paling signifikan sebesar 3,32% 5.
Kinerja Sektoral dan Dinamika Pasar
Sektor properti juga mencatat kenaikan signifikan sebesar 1,73%, sementara sektor energi naik 1,64% 5. Pemulihan luas di berbagai sektor ini berkontribusi pada sentimen pasar yang positif secara keseluruhan. Meskipun terjadi kenaikan, pelaku pasar tetap waspada terhadap ketidakpastian ekonomi global dan indikator ekonomi domestik.
Aktivitas Investor Asing
Pasar saham Indonesia menunjukkan ketahanan luar biasa di tahun 2025, mencatat pertumbuhan 22,13% tahun-ke-tahun dan mencapai 24 rekor tertinggi baru meskipun terjadi net selling investor asing sebesar Rp 17,34 triliun 4. Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Inarno Djajadi, kinerja ini menunjukkan kekuatan pasar dan kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia.
Prospek Pasar dan Analisis Teknis
Analis BRI Danareksa Sekuritas mencatat bahwa meskipun IHSG mungkin terus mengalami volatilitas, tren keseluruhan tetap positif 3. Pasar diperkirakan akan bereaksi terhadap rilis data ekonomi mendatang, termasuk Indeks Keyakinan Konsumen Indonesia dan laporan Non-Farm Payroll AS. Indikator ekonomi ini kemungkinan akan mempengaruhi arah pasar dalam jangka pendek.
Sumber
- [Detik Finance - IHSG Dibuka Menguat](
- [Detik Finance - IHSG Turun Tipis](
- [Kontan - IHSG Berpeluang Lanjut Melemah](
- [Detik Finance - OJK: Sepanjang 2025 IHSG Cetak Rekor](
- [Kontan - IHSG Menguat 0,39%](