Key insights and market outlook
Pasar saham Indonesia siap tumbuh di 2026, didorong oleh potensi pemotongan suku bunga global dan kebijakan ekonomi domestik. Analis memprediksi IHSG bisa mencapai level 9.100-10.000, didukung oleh penurunan suku bunga yang diharapkan dari The Fed dan Bank Indonesia 1
Pasar saham Indonesia memasuki 2026 dengan prospek pertumbuhan yang kuat, didorong oleh faktor global dan domestik. BNI Sekuritas memprediksi IHSG bisa mencapai 9.100 pada akhir tahun, dengan alasan perubahan lingkungan global yang akan menciptakan tailwind bagi negara berkembang seperti Indonesia 1
Pasar saham menunjukkan kinerja campuran di 2025, dengan reksadana saham memberikan return 20,62% year-to-date, sedikit di bawah kenaikan IHSG sebesar 22,17% 2
Pemerintah Indonesia meluncurkan berbagai inisiatif untuk meningkatkan pasar saham. Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menetapkan target ambisius untuk menjadi salah satu 10 bursa saham global terbesar dalam lima tahun, dengan rencana meningkatkan nilai transaksi harian menjadi Rp 15 triliun pada 2026 6
Meskipun prospek positif, pasar menghadapi tantangan potensial. IHSG menunjukkan pergerakan terbatas pada akhir 2025, dengan investor asing mencatat jual bersih sebesar Rp 937,79 miliar 3
Potensi Pemotongan Suku Bunga The Fed
Target BEI Menjadi 10 Besar Bursa Dunia
Prediksi IHSG Mencapai 9.100-10.000