Pasar Saham Indonesia Menunjukkan Pemulihan Kuat
Tinjauan Pasar
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup 1,25% lebih tinggi pada 8.644,25 pada 29 Desember 2025, menandai pemulihan signifikan setelah penurunan sebelumnya 23. Pemulihan ini terutama didorong oleh aktivitas investor asing yang kuat dengan pembelian bersih mencapai Rp 2,24 triliun di seluruh pasar 5.
Kinerja Sektor
Pasar mengalami kenaikan luas di berbagai sektor, dengan sepuluh dari sebelas sektor berakhir di zona positif 6. Sektor barang konsumsi siklikal memimpin kenaikan dengan peningkatan 3,70%, diikuti oleh saham infrastruktur yang naik 3,33%, dan saham energi yang meningkat 3,17% 6.
Aktivitas Investor Asing
Investor asing memainkan peran penting dalam pemulihan pasar, dengan aktivitas pembelian bersih mencapai Rp 2,24 triliun 5. Pembelian mereka terkonsentrasi pada saham-saham tertentu seperti:
- PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI): Rp 914,3 miliar
- PT Darma Henwa Tbk (DEWA): Rp 576,7 miliar
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Rp 301,7 miliar
Sementara itu, investor asing menjual signifikan pada:
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI): Rp 568,6 miliar
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI): Rp 414,3 miliar
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 227,7 miliar
Saham Pilihan
Di antara saham LQ45, saham yang paling banyak menguat adalah:
- PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR): +15,52%
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): +7,26%
- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA): +6,42%
Sementara saham yang paling melemah meliputi:
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): -2,79%
- PT Semen Indonesia Tbk (SMGR): -1,87%
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO): -1,54%
Outlook Teknis
Analis dari Phintraco Sekuritas mencatat bahwa rebound IHSG didukung oleh indikator teknikal, termasuk golden cross pada Stochastic RSI dan penurunan slope negatif pada MACD 4. Reza Diofanda dari BRI Danareksa Sekuritas mengamati bahwa kenaikan IHSG didorong oleh saham-saham Grup Prajogo Pangestu, khususnya BRPT, BREN, dan CUAN 5.
Berita Korporasi
Beberapa pengumuman korporasi signifikan mempengaruhi sentimen pasar:
- KRAS memperoleh fasilitas pinjaman Rp 4,93 triliun dari Danantara Asset Management, terdiri dari pinjaman modal kerja Rp 4,18 triliun dan Rp 752,81 miliar untuk restrukturisasi 1.
- SOHO Global Health mengumumkan dividen interim Rp 33,10 per saham, total Rp 420,09 miliar, mencerminkan rasio pembayaran 95,5% dari laba 9 bulan 2025 1.
Sumber
- [Detik Finance](
- [Detik Finance](
- [Kontan](
- [Kontan](
- [Kontan](
- [Kontan](