Indonesian Stock Market Rebounds: IHSG Rises 1.25% to 8,644 Amid Strong Foreign Buying
Back
Back
5
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 29
Sources7 verified

Pasar Saham Indonesia Bangkit: IHSG Naik 1,25% ke 8.644 dengan Pembelian Asing yang Kuat

Tim Editorial AnalisaHub·29 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bangkit 1,25% ke 8.644,25 pada 29 Desember 2025, didorong oleh pembelian asing yang kuat sebesar Rp 2,24 triliun 5

. Saham-saham yang mengalami kenaikan signifikan termasuk saham konsumen siklikal (+3,70%) dan saham infrastruktur (+3,33%) 6. Pembelian besar oleh investor asing tercatat pada LPGI (Rp 914,3 miliar), DEWA (Rp 576,7 miliar), dan ANTM (Rp 301,7 miliar) 5.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Pasar Saham Indonesia Menunjukkan Pemulihan Kuat

Tinjauan Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup 1,25% lebih tinggi pada 8.644,25 pada 29 Desember 2025, menandai pemulihan signifikan setelah penurunan sebelumnya 2

3. Pemulihan ini terutama didorong oleh aktivitas investor asing yang kuat dengan pembelian bersih mencapai Rp 2,24 triliun di seluruh pasar 5.

Kinerja Sektor

Pasar mengalami kenaikan luas di berbagai sektor, dengan sepuluh dari sebelas sektor berakhir di zona positif 6

. Sektor barang konsumsi siklikal memimpin kenaikan dengan peningkatan 3,70%, diikuti oleh saham infrastruktur yang naik 3,33%, dan saham energi yang meningkat 3,17% 6.

Aktivitas Investor Asing

Investor asing memainkan peran penting dalam pemulihan pasar, dengan aktivitas pembelian bersih mencapai Rp 2,24 triliun 5

. Pembelian mereka terkonsentrasi pada saham-saham tertentu seperti:

  • PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI): Rp 914,3 miliar
  • PT Darma Henwa Tbk (DEWA): Rp 576,7 miliar
  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Rp 301,7 miliar

Sementara itu, investor asing menjual signifikan pada:

  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI): Rp 568,6 miliar
  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI): Rp 414,3 miliar
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 227,7 miliar

Saham Pilihan

Di antara saham LQ45, saham yang paling banyak menguat adalah:

  1. PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR): +15,52%
  2. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): +7,26%
  3. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA): +6,42%

Sementara saham yang paling melemah meliputi:

  1. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): -2,79%
  2. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR): -1,87%
  3. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO): -1,54%

Outlook Teknis

Analis dari Phintraco Sekuritas mencatat bahwa rebound IHSG didukung oleh indikator teknikal, termasuk golden cross pada Stochastic RSI dan penurunan slope negatif pada MACD 4

. Reza Diofanda dari BRI Danareksa Sekuritas mengamati bahwa kenaikan IHSG didorong oleh saham-saham Grup Prajogo Pangestu, khususnya BRPT, BREN, dan CUAN 5.

Berita Korporasi

Beberapa pengumuman korporasi signifikan mempengaruhi sentimen pasar:

  1. KRAS memperoleh fasilitas pinjaman Rp 4,93 triliun dari Danantara Asset Management, terdiri dari pinjaman modal kerja Rp 4,18 triliun dan Rp 752,81 miliar untuk restrukturisasi 1.
  2. SOHO Global Health mengumumkan dividen interim Rp 33,10 per saham, total Rp 420,09 miliar, mencerminkan rasio pembayaran 95,5% dari laba 9 bulan 2025 1.

Sumber

  1. [Detik Finance](
  2. [Detik Finance](
  3. [Kontan](
  4. [Kontan](
  5. [Kontan](
  6. [Kontan](
Original Sources

Story Info

Published
2 weeks ago
Read Time
17 min
Sources
7 verified

Topics Covered

Stock Market ReboundForeign Investor ActivitySector Performance

Key Events

1

Strong Foreign Buying Activity

2

Sectoral Gains

3

Corporate Loan Facility

4

Interim Dividend Declaration

Timeline from 7 verified sources