Key insights and market outlook
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound ke 8.686,47, naik 0,43% pada 16 Desember 2025, meskipun ada penjualan besar asing sebesar Rp934,76 miliar. Saham dengan net sell terbesar adalah PANI (Rp991,3 miliar), BBRI (Rp264,6 miliar), dan BBCA (Rp232 miliar), sementara investor asing membeli IMPC (Rp248,4 miliar), EMTK (Rp140,3 miliar), dan TLKM (Rp74,6 miliar) 3
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup lebih tinggi di level 8.686,47, naik 0,43% atau 36,81 poin pada 16 Desember 2025. Meskipun kenaikan ini, investor asing mencatat penjualan bersih sebesar Rp934,76 miliar di seluruh pasar 3
Penjualan bersih asing terutama didorong oleh penjualan besar di pasar negosiasi sebesar Rp843,77 miliar, sementara pasar reguler mencatat penjualan bersih Rp90,99 miliar. Saham yang paling banyak dijual oleh asing adalah:
Sebaliknya, investor asing menunjukkan minat beli pada:
Analis pasar memberikan perspektif berbeda tentang pergerakan IHSG di masa depan. William Hartanto dari WH-Project mencatat bahwa IHSG membentuk pola dragonfly doji pada 15 Desember 2025, menunjukkan potensi rebound. Ia menyarankan bahwa strategi 'buy on weakness' tetap terbuka selama zona demand 8.612 tetap terjaga 4
Ivan Rosanova dari Binaartha Sekuritas memberikan pandangan lebih hati-hati, menyatakan bahwa IHSG perlu bertahan di atas 8.704 untuk menguji level resistance di 8.742. Ia mengidentifikasi level support di 8.493, 8.361, dan 8.255, sementara level resistance ada di 8.742, 8.877, dan 8.941. Indikator MACD menunjukkan momentum bearish 5
Rebound IHSG pada 16 Desember 2025 mencerminkan sentimen pasar yang membaik meskipun ada penjualan besar dari investor asing. Outlook teknikal masih mixed, dengan level support dan resistance memberikan guidance untuk pergerakan pasar di masa depan.
IHSG Rebound to 8,686
Foreign Net Sell of Rp934.76 Billion
Significant Selling in Negotiation Market