Key insights and market outlook
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,42% ke 8.645,84 pada 22 Desember, didorong oleh kenaikan saham energi dan perusahaan besar. PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) mendapatkan kontrak Rp2,39 triliun untuk jasa penyewaan kapal, sementara PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mengumumkan dividen interim Rp100 per saham. Investor asing mencatatkan beli bersih Rp1,34 triliun di seluruh pasar.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup 0,42% lebih tinggi pada 8.645,84 pada 22 Desember, didukung oleh kenaikan signifikan pada saham energi dan perusahaan besar. BUMI memimpin kenaikan dengan lonjakan 14,53%, sementara BBCA naik 1,55%. Sektor energi mencatatkan kenaikan tertinggi di antara semua sektor sebesar 2,50%.
PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) telah mendapatkan kontrak senilai Rp2,39 triliun untuk menyediakan jasa penyewaan kapal untuk proyek Genting FLNG di Teluk Bintuni, Papua Barat. Kontrak ini berlaku selama 18 tahun setelah masa persiapan awal 18 bulan. ELPI akan mengerahkan enam kapal baru, termasuk satu Crew Boat, satu Pilot Boat, satu Offshore Support Vessel (OSV), dan tiga Multi-Purpose Tugs. Proyek ini akan dibiayai melalui kas internal dan pinjaman bank, yang berpotensi meningkatkan liabilitas perusahaan. Pendapatan dari penyewaan diharapkan terwujud pada H2 2027 paling cepat.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) telah mengumumkan dividen interim sebesar Rp100 per saham untuk sekitar 93,33 miliar saham yang beredar, dengan total antara Rp9,00 triliun hingga Rp9,32 triliun. Pembagian ini mewakili rasio pembayaran 22,5% berdasarkan laba bersih Rp41,37 triliun untuk sembilan bulan pertama tahun 2025. Hingga September 2025, saldo laba ditahan BMRI mencapai Rp214,27 triliun. Dividen akan dibayarkan pada 14 Januari 2026, setelah cum dividen pada 5 Januari 2026.
Investor asing mencatatkan beli bersih Rp779,51 miliar di pasar reguler, yang meningkat menjadi Rp1,34 triliun di seluruh pasar. Enam dari sebelas sektor berakhir di teritori positif, dengan sektor teknologi menjadi satu-satunya yang turun, melemah 2,89%. Aktivitas investor asing yang kuat menunjukkan kepercayaan yang terus berlanjut pada pasar modal Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global.
ELPI Contract Signing
BMRI Interim Dividend
IHSG Market Gain