Key insights and market outlook
Petenis Indonesia Janice Tjen membidik peringkat 30 besar WTA pada tahun 2026 setelah mencapai berbagai prestasi signifikan di tahun 2025, termasuk memenangkan Chennai Open dan Jinan Open. Kesuksesannya ini didukung oleh PT Bank Central Asia Tbk (BCA), yang tetap berkomitmen untuk mendukung talenta muda Indonesia di bidang olahraga. Peringkat WTA Tjen saat ini berada di posisi 53, merupakan pencapaian penting sebagai petenis putri Indonesia pertama yang memenangkan gelar tunggal WTA dalam 23 tahun.
Sensasi tenis Indonesia, Janice Tjen, menetapkan target ambisius untuk tahun 2026 dengan membidik peringkat 30 besar Women's Tennis Association (WTA). Ini mengikuti pencapaiannya yang luar biasa di tahun 2025, di mana ia memenangkan Chennai Open 2025 dan Jinan Open 2025, menjadi petenis putri Indonesia pertama yang meraih gelar tunggal WTA dalam 23 tahun.
Perjalanan Tjen menjadi bintang tenis Indonesia ditandai oleh penampilan konsisten dan determinasi yang kuat. Peringkat WTA-nya saat ini berada di posisi 53 merupakan bukti kerja kerasnya, setelah kemenangannya di dua turnamen besar tahun ini. Petenis putri Indonesia terakhir yang meraih gelar tunggal WTA adalah Angelique Widjaja pada tahun 2002, membuat pencapaian Tjen sangat berarti bagi tenis Indonesia.
Faktor penting dalam kesuksesan Tjen adalah dukungan dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Bank ini telah berperan penting dalam mendukung talenta muda Indonesia di berbagai bidang, termasuk olahraga. Vera Eve Lim, Direktur Keuangan BCA, mengungkapkan kebanggaan bank dalam mendukung Tjen, menekankan komitmen mereka untuk membantu anak muda Indonesia bersaing di tingkat internasional.
Ambisi Tjen untuk tahun 2026 termasuk berpartisipasi dalam semua turnamen WTA dan masuk peringkat 30 besar. Dengan keberhasilannya baru-baru ini dan dukungan lanjutan dari sponsor seperti BCA, ia berada pada posisi yang baik untuk memberikan dampak signifikan di dunia tenis. Komunitas tenis di Indonesia optimis dengan prospeknya, melihatnya sebagai panutan bagi atlet muda di seluruh negeri.
Sebelum mencapai peringkat WTA saat ini, Tjen memiliki karier junior yang impresif, memenangkan emas di ASEAN School Games 2019 dan mendominasi sirkuit junior Indonesia. Transisinya ke tenis profesional ditandai oleh kemajuan yang stabil, termasuk gelar tunggal ITF pertamanya di tahun 2024. Saat ia melanjutkan perjalanan profesionalnya, Tjen tetap fokus untuk mencapai kesuksesan lebih besar di dunia tenis yang kompetitif.
Sponsorship Deal between BCA and Janice Tjen
Tjen's WTA Ranking Improvement